Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisioner KPID Jateng terancam dicopot usai diduga menjadi timses Sudirman-Ida

Komisioner KPID Jateng terancam dicopot usai diduga menjadi timses Sudirman-Ida Surat pencopotan komisioner KPID Jateng. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo mengusulkan pergantian anggotanya, Tazkiyatul Muthmainnah alias Iin. Menurut dia, usulan Iin diganti lantaran diduga menjadi tim sukses pasangan calon Gubernur Jateng Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Budi mengungkapkan berdasar laporan masyarakat Iin masuk dalam Surat Keputusan (SK) Tim Sukses Sudirman-Ida yang disahkan pada Januari 2018. "Kita sudah melakukan klarifikasi, dan yang bersangkutan mengatakan namanya dicatut dan sudah minta agar namanya dihapus," kata Budi, Minggu (27/5) kemarin.

"Kalau kita biarkan, tentu KPID yang harusnya netral bisa bermasalah. Karenanya kita minta mbak Iin mengambil sikap, mundur dari KPID atau dari timses serta ketua Fatayat, karena itu tidak bisa dipisahkan," imbuhnya.

Dia mengatakan, kala itu Iin meminta waktu selama satu minggu untuk menentukan sikap. Namun ternyata seiring waktu berlalu, Iin enggan mundur dari jabatan yang diembannya.

Karena persoalan tersebut, lanjutnya, komisioner KPID sepakat mengembalikan penyelesaian kepada DPRD Jateng. "Ini karena komisioner KPID tidak bisa memerhentikan atau memberi punishment kepada komisioner lain," jelasnya.

Berdasar kajian dari DPRD dan tim hukum, maka Iin akan diberhentikan. Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi telah mengirim surat ke Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko.

Sementara itu, juru bicara tim kampanye Sudirman Said-Ida Fauziyah, Sriyanto Saputro meminta kepada KPID untuk memeriksa ke KPU Jawa Tengah terkait status Iin. "Silakan dicek ada enggak nama Iin itu. Jangan-jangan yang mengusulkan itu malah terafilisasi dengan pasangan lain sehingga mengorbankan Iin ini," ujar dia.

Sriyanto yang juga anggota Komisi A DPRD Jateng ini menegaskan akan protes kepada Rukma selaku Ketua DPRD Jateng yang mengeluarkan surat terkait pergantian Iin sebagai komisioner KPID. "Dulu yang menyeleksi itu adalah Komisi A, lah sekarang diganti kok diputuskan sendiri. Lebih baik fair, ada apa ini kok diputuskan sendiri," kata Sekretaris DPD Gerindra Jateng ini.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP