Korlantas Ungkap Perkembangan Signifikan Operasi Zebra 2025 Hari Kelima: Perlindungan Pejalan Kaki Meningkat
Korlantas Polri merilis perkembangan Operasi Zebra 2025 hari kelima, menunjukkan peningkatan perlindungan pejalan kaki dan penindakan tegas pelanggaran lalu lintas.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah merilis perkembangan terbaru Operasi Zebra 2025 hingga hari kelima pelaksanaannya. Data ini disampaikan pada 22 November 2025, menunjukkan upaya signifikan dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Irjen Polisi Agus Suryonugroho, Kepala Korlantas Polri, mengapresiasi kinerja personel di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi Zebra 2025 berfokus pada peningkatan perlindungan pejalan kaki dan penindakan pelanggaran lalu lintas secara tegas. Personel ditempatkan di berbagai titik rawan seperti penyeberangan, kawasan sekolah, pasar, dan simpang jalan. Tujuannya adalah untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Pelaksanaan Operasi Zebra 2025 berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Korlantas Polri berkomitmen untuk menjalankan operasi ini dengan standar profesionalisme tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Peningkatan Perlindungan Pejalan Kaki dan Kegiatan Edukasi dalam Operasi Zebra 2025
Pada hari kelima Operasi Zebra 2025, Korlantas Polri mencatat peningkatan signifikan dalam perlindungan pejalan kaki. Sebanyak 989 kegiatan terfokus pada perlindungan pejalan kaki di seluruh wilayah Indonesia. Personel ditempatkan strategis di titik penyeberangan, kawasan sekolah, pasar, serta simpang rawan dan area pendidikan untuk memastikan keamanan.
Kepala Korlantas Polri Irjen Polisi Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Ia juga menekankan pentingnya menjaga intensitas edukasi sepanjang pelaksanaan Operasi Zebra 2025. Edukasi menjadi kunci untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dari sisi preemtif, Korlantas mencatatkan total 64.461 kegiatan pada hari kelima operasi. Sementara itu, kegiatan preventif mencapai 730.018, termasuk penempatan personel di 101.122 titik rawan pelanggaran. Upaya ini menunjukkan komitmen Korlantas dalam mencegah pelanggaran sebelum terjadi dan menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman.
Penindakan Hukum Tegas dan Penertiban Balap Liar Selama Operasi Zebra 2025
Meskipun fokus utama Operasi Zebra 2025 adalah edukasi dan pencegahan, penindakan hukum tetap berjalan tegas. Penindakan ini didominasi oleh penggunaan teknologi modern seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Total penindakan pelanggaran pada hari kelima mencapai 347.409 perkara.
Secara rinci, penindakan melalui ETLE statis tercatat sebanyak 35.376 perkara, sedangkan ETLE mobile mencapai 32.698 perkara. Angka ini menunjukkan efektivitas teknologi dalam mengidentifikasi dan menindak pelanggaran lalu lintas. Penggunaan ETLE membantu menciptakan penegakan hukum yang lebih objektif dan transparan.
Selain itu, Korlantas juga mencatat 396 kegiatan penertiban balap liar di seluruh wilayah. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 381 kendaraan roda dua berhasil terjaring. Irjen Polisi Agus Suryonugroho menegaskan bahwa penanganan balap liar harus tetap menjadi fokus harian seluruh Polda untuk menekan angka pelanggaran serius ini.
Data Kecelakaan dan Komitmen Korlantas Polri dalam Operasi Zebra 2025
Operasi Zebra 2025 juga menyoroti data kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi perhatian serius. Pada hari kelima operasi, tercatat sebanyak 912 kejadian kecelakaan. Angka ini termasuk 95 korban meninggal dunia, menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan penindakan masih sangat dibutuhkan.
Menanggapi data tersebut, Kakorlantas meminta seluruh Polda segera memperbarui daftar 10 titik rawan kecelakaan tertinggi. Pembaruan ini bertujuan untuk melakukan tindakan korektif cepat dan efektif di lokasi-lokasi yang paling berisiko. Identifikasi titik rawan sangat penting untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.
Irjen Polisi Agus Suryonugroho mengajak seluruh masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas. Ia menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam aktivitas sehari-hari. "Korlantas Polri berkomitmen untuk melanjutkan Operasi Zebra 2025 dengan standar profesionalisme yang tinggi," ucapnya, menegaskan dedikasi Polri.
Sumber: AntaraNews