LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Korban tewas awan panas Gunung Sinabung bertambah jadi 8 orang

Korban terakhir tewas bernama Cahaya Sembiring Milala.

2016-05-29 18:27:40
Gunung Sinabung Meletus
Advertisement

Korban tewas akibat awan panas Gunung Sinabung di Karo, Sumut, bertambah. Seorang korban luka, Cahaya Sembiring Milala (57), tak mampu bertahan setelah sempat dirawat sepekan di RSUP H Adam Malik, Medan, Minggu (29/5).

"Saya mendapat kabar, pasien (Cahaya Sembiring Milala) meninggal pukul 04.50 WIB pagi tadi," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik Medan, dr Mardianto, Minggu (29/5). Jenazah sudah dibawa keluarga ke rumah duka.

Cahaya Sembiring Milala mengalami luka bakar sekitar 50 persen pada bagian kaki, tangan dan wajah. Setelah menjalani pembedahan kondisinya sempat membaik. Namun, dia tak mampu bertahan dan meninggal dunia.

Meninggalnya Cahaya Sembiring Milala menambah jumlah korban tewas akibat awan panas Gunung Sinabung pada Sabtu (21/5) sekira pukul 16.48 WIB menjadi 8 orang. Seorang lagi, Cahaya Br Tarigan (45), masih dalam perawatan intensif. Dia juga mengalami luka bakar parah, sekitar 60 persen. Bahkan kakinya terpaksa diamputasi karena infeksi. "Pasien ini masih dirawat di ICU," jelas Mardianto.

Seperti diberitakan, awan panas guguran Gunung Sinabung, Sabtu (21/5) petang, merenggut korban jiwa. Awalnya jumlah korban yang ditemukan meninggal berjumlah 5 orang dan 4 lainnya kritis. Namun 3 dari 4 korban luka itu tak mampu bertahan.

Seluruh korban merupakan penduduk Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Karo. Mereka ditengarai tengah bertani di ladangnya saat awan panas guguran Gunung Sinabung tiba di desa yang masuk dalam zona merah itu.

Sebagian masyarakat tetap masuk desa itu meskipun mereka telah diungsikan dan direlokasi serta jalan masuk ke sana telah dipasangi portal. Mereka nekat masuk kembali ke sana untuk bertani guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga:
Lebih takut tak punya uang ketimbang takut Sinabung
BMKG pantau kondisi udara sekitar Gunung Sinabung
Warga sering mengiba bisa masuk zona merah Sinabung
Berharap hujan supaya bisa panen
Warga Sinabung nekat masuk zona merah karena bantuan kurang memadai
Menyaksikan dahsyatnya semburan awan panas Gunung Sinabung
Aktivitas Gunung Sinabung terus meningkat

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.