Warga sering mengiba bisa masuk zona merah Sinabung
Merdeka.com - Petugas penjaga portal zona merah sekitar Gunung Sinabung di Karo, Sumut, ternyata tidak sekaku yang dibayangkan. Terkadang mereka terpaksa tetap mengizinkan masyarakat yang mengiba masuk ke kawasan berbahaya itu.
Ada enam portal yang masing-masing dijaga dua personel TNI. Pos mereka ada di tenda yang ditempatkan tak jauh dari portal.
"Kami jaga dari pukul 07.00 WIB sampai 17.30 WIB. Setelah itu gak dijaga. Kalau ada yang masuk malam, ya terserah dan tanggung sendiri akibatnya," kata Sertu N Tarigan, personel Koramil Simpang Empat yang berjaga di portal di Kuta Tengah, Rabu (25/5).
Keberadaan personel TNI di portal ini untuk melarang warga masuk ke zona merah. Namun terkadang mereka juga terpaksa membiarkan warga masuk.
Terkadang ada penduduk yang mengiba untuk bisa kembali sebentar ke rumahnya. Ada yang ingin mengambil beras, kentang dan lainnya yang tertinggal. Juga ada yang ingin mengambil perabotan.
"Tetap ada pertimbangan kemanusianlah, kan kasihan juga, tapi tetap mengedepankan keselamatan. Kita terus memantau perkembangan dari PVMBG," kata Tarigan.
Para petugas TNI ini hanya berjaga di portal. Mereka tidak bisa mengawal jalur tikus menuju zona merah yang banyak tersebar di kebun-kebun warga.
Br Sitepu termasuk orang yang dibenarkan masuk. Mereka membawa truk Colt Diesel menuju Dusun Tiga Serangkai, Desa Berastepu, yang juga termasuk dalam zona merah.
"Kami mau mengambil beras di rumah. Enggak banyak, tapi kan bisa jadi uang. Kami butuh uang. Lagi pula gak jauh ke dalam kok, cuma sebentar, kami pun takut mati," katanya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya