Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berharap hujan supaya bisa panen

Berharap hujan supaya bisa panen Gunung Sinabung meletus. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Pasangan suami istri, Daud Pandia (36) dan Sarita br Ginting (30), sibuk berladang di lahan yang ada di Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Karo, Rabu (25/5). Mereka mencoba merawat tanaman cabai yang penuh diselimuti debu.

"Mudah-mudahan hujan besok, supaya kami bisa panen cabai ini," kata Daud.

Jika hujan turun, debu yang menutupi cabai bisa luntur. Cabai yang bersih itu akan dapat dipanen.

Daud dan istrinya berharap sekali cabai itu bisa dipanen, karena mereka sangat membutuhkannya. Selain itu, keluarga ini juga sudah termodal banyak.

"Kami menyewa lahan sekitar 1 hektare ini Rp 5 juta setahun, kami juga pinjam sana sini Rp 30 juta untuk bibit, pupuk dan perawatan. Baru sekali kami panen 27 kg, yang lainnya gagal karena debu," ucapnya.

Pasutri Daud dan Sarita merupakan warga Desa Sigarang-Garang, Kecamatan Naman Teran. Desa itu sekitar 3 km dari puncak Gunung Sinabung, namun luncuran awan panas belum pernah mengarah ke sana.

Warga Desa Sigarang-garang itu termasuk yang direlokasi mandiri. Namun uang sewa rumah dan sewa lahan yang diberikan pemerintah dinilai tidak cukup.

"Rp 5,6 juta untuk rumah dan lahan mana cukup. Bayangkan ini modalnya saja sudah Rp 30 juta," ucapnya.

Keluarga Daud dan Sarita membutuhkan tambahan uang untuk kebutuhan hidupnya. Dua putra dan seorang putrinya juga perlu jajan saat sekolah.

"Kalau cuma untuk makan bisalah, tapi kita kan perlu uang lainnya," ucap Sarita.

Karena itu Sarita dan Daud berharap hujan segera turun. Supaya mereka bisa panen dan dapat uang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP