Korban ngaku dipukul pakai rotan, Rektor UII sebut hanya ranting
Korban ngaku dipukul pakai rotan, Rektor UII sebut hanya ranting. Saat dirawat di RS Bethesda, sepulangnya dari mengikuti acara diksar mapala UII, Asyam sempat mengaku bahwa luka di punggungnya dikarenakan mendapat pukulan rotan dari panitia.
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Harsoyo, membantah adanya penggunaan rotan saat acara diklat dasar mahasiswa pecinta alam (diksar mapala). Adanya informasi penggunaan rotan untuk memberikan hukuman kepada peserta diksar mapala.
"Berdasarkan keterangan peserta maupun panitia tidak ada penggunaan rotan. Yang digunakan itu ranting yang ukurannya segini," ujar Harsoyo sembari menunjukkan kelingkingnya, Selasa (25/1).
Harsoyo mengakui bahwa pada investigasi awal, ditemukan adanya kekerasan. Namun, seperti apa bentuk dan frekuensi kekerasannya masih dalam pengembangan.
Muncul dugaan adanya penggunaan rotan saat diksar mapala UII berdasarkan pengakuan korban meninggal, Syait Asyam kepada ibundanya, Sri Handayani. Saat dirawat di RS Bethesda, sepulangnya dari mengikuti acara diksar mapala UII, Asyam sempat mengaku bahwa luka di punggungnya dikarenakan mendapat pukulan rotan dari panitia.
"Saya sempat menuliskan cerita Asyam saat mengikuti diksar mapala UII. Saya catat di kertas memo dari RS Bethesda. Selain dipukul rotan, anak saya juga cerita bahwa kakinya diinjak hingga mengalami luka," terang Sri Handayani saat ditemui di rumah duka pada Senin (23/1) kemarin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga orang mahasiswa UII tewas usai mengikuti acara pendidikan dasar atau The Great Camping (GC), yang digelar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UII di Gunung Lawu Lereng Selatan, Tawangmangu, Jawa Tengah yang digelar pada 13 hingga 20 Januari 2017.
Ketiga mahasiswa yang meninggal adalah Muhammad Fadhli (20), Syait Asyam (20) dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Fadhli, mahasiswa Teknik Elektro UII angkatan 2015, asal Batam tewas dalam perjalanan menuju RSUD Karanganyar, Jumat (20/1). Asyam mahasiswa Teknik Industri angkatan 2015 asal Yogyakarta tewas di RS Bethesda, Yogyakarta pada Sabtu (21/1). Korban terakhir adalah Ilham mahasiswa Hukum Internasional angkatan 2015 yang tewas di RS Bethesda, Senin (23/1).
Baca juga:
UII tak izinkan panitia Diksar Mapala keluar dari Yogyakarta
Cerita peserta Diksar Mapala UII teman akrabnya meninggal
Panitia diksar Mapala UII pernah minta orangtua tak menuntut
Tiga peserta diksar meninggal, kegiatan Mapala UII dibekukan
Kondisi mengenaskan peserta Diksar Mapala UII sebelum meninggal
Polisi periksa sejumlah saksi dan olah TKP tewasnya 3 mahasiswa UII
Ungkap penyebab kematian, jenazah Mahasiswa UII diautopsi