LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Korban Cerita ke Ma'ruf Suasana Mencekam saat 'Digulung' Tsunami Banten

Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menengok korban tsunami Selat Sunda, di RSUD Berkah Pandeglang.

2018-12-25 11:01:00
Tsunami Banten
Advertisement

Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menengok korban tsunami Selat Sunda, di RSUD Berkah Pandeglang. Disana dia banyak diceritakan kejadian.

Salah satu keluarga korban, Dewi Mariani (22) menceritakan bagaimana saudara tirinya, Tirman (16) terseret air dari bibir pantai di Kampung Sumur, Pandeglang, sampai ke jalan raya.

"Ini terseret dari bibir pantai sampai jalan raya. Pas sadar dia sudah di jalan raya. Kalau adiknya nemu bambu, dipegangnya bambu itu," cerita Dewi ke Ma'ruf di lokasi, Selasa (25/12/2018).

Advertisement

Dewi pun masih kehilangan dua sanak saudaranya lagi. Sedangkan neneknya yang bersama Tirman, meninggal. "Neneknya meninggal," ungkap Dewi.

Sementara itu, korban lainnya, Abdul Rakim (45) merupakan pegawai Kemenpora yang tinggal di Bekasi, juga menceritakan bagaimana kejadian yang dialaminya, saat berada di gathering kantornya.

"Habis makan malam ada acara debus. Tapi emang kelihatan dari jauh Krakatau udah merah. Enggak ada peringatan, tiba-tiba mati lampu, (kemudian) ombak tinggi. Kaki kena kayu," tutur Abdul.

Advertisement

Mendengar dan melihat kondisi korban, Ma'ruf Amin yang hadir bersama istrinya, langsung mendoakan mereka. Dirinya pun berharap diberikan kesembuhan.

"Alhamdulillah masih diselamatkan. Cepat sembuh," kata Ma'ruf kemudian mendoakan.

Dia mengatakan, menengok para korban lantaran merasa menjadi bagian masyarakat Banten, yang juga turut prihatin dan sedih dengan bencana tsunami ini.

"Saya merasa apa yang mereka rasakan, kami juga rasakan. Kebetulan saya dari Banten, jadi merasa mereka adalah saudara-saudara kami sekampung, sedaerah. Keprihatinan kami sangat mendalam, makanya hari ini kami menengok dan melihat," jelas Ma'ruf.

"Saya mendoakan cepat sembuh. Kalau yang meninggal, supaya diterima Allah SWT," kata Ma'ruf.

Dia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para petugas yang ikut membantu dan menyelamatkan para korban. "Terima kasih kepada para petugas yang menyelamatkan mereka dan merawat mereka," tutupnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kabasarnas: Korban Meninggal Akibat Tsunami Banten Capai 397 Orang
Ini Identitas Kendaraan Korban Tsunami Banten yang Sudah Didata Polisi
Cari Korban Hilang, Prajurit TNI Sisir Reruntuhan di Pantai Tanjung Lesung
Gempa Sebelum Tsunami Selat Sunda Terdeteksi Badan Geologi Jerman
Tim SAR Gabungan Terkendala Cuaca Buruk dalam Evakuasi Korban Tsunami Banten
Tsunami Selat Sunda Tak Surutkan Keterisian Kamar Hotel di Banten
Salurkan Bantuan Bencana Tsunami Banten, Kemenhub Siapkan Jalur Laut dan Udara

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.