Korban banjir di Subang mengungsi ke masjid dan sekolah
Ada 12 kecamatan yang masih terendam. Ribuan orang terpaksa mengungsi.
Ribuan warga dari 12 kecamatan di Kabupaten Subang Jawa Barat masih diungsikan. Di hari ketiga tersebut pasokan sandang dan pangan mulai dibutuhkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar pun mulai menyuplai kebutuhan dan 11 perahu karet untuk membantu operasional di wilayah banjir.
"Ada 10 ton beras, 5.000 liter air bersih, 11 perahu karet, dan makanan siap saji untuk bayi, yang dikirimkan," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jabar Dadang Ronda kepada merdeka.com, Senin (20/1).
Topik pilihan: Banjir Jakarta | Banjir Manado
Adapun ke-12 kecamatan yang tergenang ialah; Pagaden, Cipunagara, Compreng, Pusakajaya, Pusakanegara, Legon Kulon, Pamanukan, Binong, Tambakdahan, Blanakan, Ciasem, dan Pabuaran. Ketinggian air di setiap wilayah berbeda-beda.
"Mereka rata-rata diungsikan ke Masjid-masjid dan sekolah," ungkapnya.
Hingga kini BPBD sudah berkoordinasi bersama Dinsos Subang, dan personel Polres Subang, untuk menyelamatkan warga serta pendistribusian logistik.
"Kami atas instruksi Gubernur (Ahmad Heryawan) berusaha menyelamatkan jiwa dan kebutuhan dasar pengungsi," ujarnya.
Baca juga:
Cuaca buruk, harga produk hortikultura dan ikan naik 5 persen
Satu desa terisolir, BPBD Jabar sebar logistik pakai helikopter
'SBY harusnya jenguk korban banjir, soal partai kasih yang lain'
Marzuki: Tak perlu setiap bencana SBY hadir, kan ada menteri
3 Titik tanggul Sungai Citarum di Rengasdengklok rawan jebol