LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kopassus, antara prestasi dan penyerangan Lapas Cebongan

Tak tanggung-tanggung, Kopassus merupakan salah satu pasukan elite terbaik di dunia.

2013-04-05 09:34:25
Penembakan Lapas
Advertisement

"Berani, Benar, Berhasil." Demikian moto yang dimiliki pasukan elite TNI Angkatan Darat (AD) Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kopassus merupakan pasukan elite yang dimiliki TNI AD. Tak tanggung-tanggung, Kopassus merupakan salah satu pasukan elite terbaik di dunia.

Berdasarkan urutan pasukan elite dunia versi Discovery Channel Military edisi 2008, Kopassus berada di posisi tiga pasukan elite dunia. Sementara di posisi pertama diduduki United Kingdom's SAS, dan di posisi dua Israel's MOSSAD.

Hal itu jelas membanggakan TNI dan Indonesia. Sebab, Kopassus nyatanya mengalahkan pasukan-pasukan elite dari negara lain, salah satunya Amerika Serikat yang terlalu bergantung pada peralatan yang berbasis teknologi super canggih, akurat dan serba digital.

Narator Discovery Channel Military menyatakan, sebuah pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Kemampuan itu adalah kemampuan bela diri, bertahan hidup (survival), kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap dan lain-lain.

Kemampuan yang tidak terlalu mengandalkan dan bergantung pada teknologi canggih dan memiliki skill di atas rata-rata pasukan elite luar negeri lainnya menjadi nilai plus bagi Kopassus.

Kopassus juga memiliki sederet prestasi lain yang membanggakan. Salah satunya Kopassus memenangkan kejuaraan sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasifik Desember 2006, dengan menggunakan senjata buatan Pindad, Indonesia.

Kopassus juga berada di peringkat dua dalam melakukan operasi militer strategis, seperti intelijen, penyebaran dan gerakan, infiltrasi, dan menyerang. Sementara di peringkat pertama adalah DELTA Force dari Amerika Serikat.

Negara-negara di Afrika Utara ternyata menggunakan 80 persen pelatih militer dari Kopassus. Para perwira Kopassus ditugaskan untuk melatih pasukan militer yang dimiliki negara-negara di benua hitam itu.

Hal membanggakan lainnya adalah, pasukan khusus Kamboja ternyata telah lama dilatih oleh Kopassus.

Namun, sederet prestasi yang dimiliki Kopassus itu belakangan tercoreng dengan insiden penyerbuan dan penembakan di Lapas Cebongan, Sleman, DIY. Berdasarkan hasil investigasi dari Mabes TNI diketahui 11 personel dari Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kartasuro, Jawa Tengah, adalah pelaku peristiwa berdarah itu.

Satu pelaku berinisial U menjadi eksekutor, delapan lainnya menjadi pendukung aksi dengan masuk ke dalam Lapas Cebongan. Sementara dua lainnya, menunggu di jalan depan lapas.

Para pelaku membawa enam pucuk senjata saat penyerangan. Tiga Pucuk AK 47 yang dibawa usai latihan dari Gunung Lawu, 2 pucuk AK 47 replika yang disebut sebagai airsoft gun, dan satu pistol replika jenis Sig Sauer.

Menurut Ketua Tim Investigasi Brigjen Unggul K Yudhoyono, motif penyerangan karena mereka dendam atas pembunuhan Serka Heru Santoso dan pembacokan yang dialami Sertu Sriyono. Unggul juga menyebutkan, eksekutor merupakan bawahan dari Serka Santoso dan mengaku pernah diselamatkan saat menjalankan sebuah operasi.

Kopassus memang menjadi pasukan kebanggaan Indonesia. Namun, aksi bar-bar yang dilakukan 11 personelnya membuat citra Kopassus menjadi buruk dan mencoreng nama TNI.

Baca juga:
Priyo acungi jempol 11 personel Kopassus penyerbu LP Cebongan
SBY tegaskan negara tak diam dalam kasus Cebongan
'Kasus Cebongan, harus ada sentuhan dari SBY ke prajurit TNI'
Kopassus, dulu habisi pemberontak kini terkait pembunuhan preman
Kado pahit Cebongan untuk HUT ke-61 Kopassus

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.