Komnas Perempuan Dukung Revisi UU Perkawinan
Nina Nurmila juga menyayangkan pihak yang menjadikan agama sebagai dasar untuk melegalkan faktor-faktor tersebut.
Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Nina Nurmila menilai, pentingnya undang-undang perkawinan di Indonesia. Dia juga menyebutkan faktor tingginya angka perceraian.
"Perkawinan di Indonesia sangat akut, hampir setengah dari perkawinan berakhir dengan perceraian. Faktornya adalah misalnya nikah anak, anak-anak dia tidak tahu apa-apa, dia sudah dinikahkan tanpa dimintai persetujuannya dulu, atau dia juga dipaksa sama orangtuanya, terus kemudian poligami semenah-menah, cerai semenah-menah," katanya saat dihubungi, Senin (17/12).
Dia juga menyayangkan pihak yang menjadikan agama sebagai dasar untuk melegalkan faktor-faktor tersebut.
"Dan itu Islam digunakan untuk mendukung nikah anak lah, poligami, cerai semenah-menah. Jadi Islam dipakai untuk melegitimasi perilaku laki-laki yang tindak bertanggungjawab itu," jelasnya.
Guru besar kajian gender dan studi Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung itu menambahkan, agama itu untuk kemaslahatan. "Ketika misalnya melihat pada realita poligami itu menyengsarakan banyak pihak, seharusnya kan diharamkan," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, pembahasan poligami kembali muncul ke publik setelah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyerukan revisi Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan terutama terkait dengan poligami. Grace menyatakan partainya tidak akan pernah mendukung praktik poligami.
Dia menegaskan, poligami adalah bentuk ketidakadilan yang dilembagakan oleh negara. Sehingga, UU tersebut harus direvisi agar tidak ada lagi perempuan dan anak-anak yang menjadi korban ketidakadilan.
Baca juga:
Komnas Perempuan: Islam Menghargai Perasaan Perempuan untuk Bisa Berpasangan
Farhat Abbas: Keluarkan Saja PSI dari Koalisi Jokowi
PPP Sarankan PSI Belajar UU Parpol Dibanding Bahas Poligami
PSI Bakal Pecat Kader dan Caleg Berpoligami
Pernyataan Grace Natalie Soal Poligami Dianggap Tidak Mencerminkan Toleransi