'Komisi V seakan dibohongi Menhub & Angkasa Pura soal Terminal 3'
Sebelumnya, di hadapan Komisi V, Menhub dan AP II mempromosikan Terminal 3 Ultimate sekelas Bandara Changi, Singapura.
Banjir yang terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta menjadi sorotan publik. Anggota Komisi V Miryam S Haryani mengatakan pihaknya segera memanggil Menteri Perhubungan dan Dirut Angkasa Pura II untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban.
"Menjadi wajib bagi kami di Komisi V untuk memanggil Menteri Perhubungan dan Angkasa Pura untuk menjelaskan persoalan ini. Kita perlu mencari siapa yang paling bertanggung jawab atas kelalaian ini," kata Miryam melalui pesan tertulis, Senin (15/8).
Komisi V, katanya, merasa dibohongi oleh Menhub dan pihak Angkasa Pura dengan promosi Terminal 3. Sebab sebelumnya, Menhub dan AP II berhasil meyakinkan DPR bahwa terminal 3 dapat mengalahkan kemegahan bandara Changi milik Singapura.
"Kita di Komisi V seakan dibohongi oleh Menteri Perhubungan dan Angkasa Pura soal terminal 3 ini, mereka dengan sangat meyakinkan di depan kita menjelaskan bahwa terminal 3 akan mengalahkan Bandara Changi tapi belum sebulan sudah kebanjiran begini," tegasnya.
"Lalu bagian mana yang mampu membuktikan kepada kami bahwa memang betul dapat mengalahkan bandara changi? Kita akan pertanyakan ulang nanti," sambung Miryam.
Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sore tadi , Minggu (14/8) di genangi air dengan ketinggian 5-10 centimeter. Genangan air ini diakibatkan hujan deras serta angin kencang yang turun sejak minggu siang.
Selain genangan air, beberapa titik bocor terlihat di pelataran terminal yang baru di operasikan pada selasa lalu.
Beberapa petugas kebersihan yang ada di Terminal 3 baru Bandara Soekarno-Hatta, terlihat sibuk membersihkan genangan air yang menggenang di pelataran pintu keberangkatan. Air setinggi 5-10 centimeter ini menggenang lantaran hujan deras di sertai angin kencang yang turun sejak Minggu siang.
Selain genangan air, beberapa titik kebocoran juga terlihat di pelataran gedung terminal yang baru beroperasi sejak Selasa 9 Agustus 2016 lalu.
Selain banyaknya genangan air, para penumpang juga terlihat kesulitan berteduh lantaran bangku untuk tempat duduk yang masih kurang.
Baca juga:
Komisi V DPR: Bocor & banjir di terminal 3 ultimate sangat memalukan
'AP II harus tanggung jawab ke rakyat dan tuntut kontraktor'
Terminal 3 banjir, DPR desak AP II lakukan investigasi
Menteri Rini: Kami akan lakukan perbaikan Terminal 3 Ultimate
Cegah banjir terminal 3, Wika bakal bikin sodetan dan talang
Terminal 3 banjir, YLKI nilai kontraktor harus kena sanksi
Listrik Terminal 3 Ultimate sempat padam, ini kata PLN