LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KJRI: Penemuan Varian Omicron Tak Pengaruhi Kebijakan Saudi soal Umrah

Eko mengatakan persiapan di Arab Saudi terus berjalan, tempat-tempat untuk karantina sudah disiapkan seperti di Mekah dan Madinah.

2021-12-03 16:19:44
Umrah
Advertisement

Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Eko Hartono menegaskan penemuan varian virus COVID-19, Omicron, di Arab Saudi tidak sedikitpun mempengaruhi kebijakan umrah, termasuk bagi calon jamaah asal Indonesia.

"Jadi selama ini adanya penemuan varian Omicron tidak mempengaruhi kebijakan Saudi terkait dengan kesiapan mereka menerima jamaah umrah termasuk Indonesia," ujar Eko dari Jakarta, Jumat (3/12).

Eko mengatakan persiapan di Arab Saudi terus berjalan, tempat-tempat untuk karantina sudah disiapkan seperti di Mekah dan Madinah. Otoritas kerajaan juga, kata dia, sudah bergerak cepat dengan melakukan karantina dan penelusuran terhadap seorang warga Saudi seusai pulang dari Afrika Utara.

Advertisement

Di satu sisi, menurut Eko, kehidupan masyarakat di Saudi juga berjalan normal seperti biasanya. Mereka tak terlalu terpengaruh oleh penemuan varian Omicron, sebab pemerintah Arab Saudi sudah melakukan upaya untuk mencegah varian baru virus itu tak menyebar.

"Berita itu (ditemukan virus Omicron) dicatat tapi enggak jadi heboh. Jadi situasi normal, masyarakat juga menjalankan kegiatan seperti biasa. Umrah juga ramai, jadi sementara ini belum mempengaruhi umrah dan kehidupan masyarakat di sini," kata dia.

Sebelumnya, Arab Saudi telah mencabut penangguhan penerbangan dari Indonesia terhitung mulai 1 Desember 2021 sehingga warga Tanah Air bisa langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus transit ke negara ketiga.

Advertisement

Awalnya, negara-negara yang tingkat penularannya tinggi, salah satunya Indonesia, wajib menjalani karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Tanah Suci.

Kini aturan itu dicabut, hanya saja bagi calon jamaah umrah dari Indonesia yang mayoritas memakai vaksin Sinovac wajib menjalani karantina tiga hari di Arab Saudi. Saudi hingga saat ini hanya mengakui empat jenis vaksin yakni Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Jhonson and Jhonson.

Baca juga:
Omicron Sudah Masuk Saudi, Bagaimana Nasib Umrah Jemaah Indonesia?
Menag Yaqut: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tergantung Kelancaran Umrah
Indonesia Dijanjikan Bakal Dapat Prioritas jika Haji 2022 Dibuka
Jemaah Umrah Indonesia dengan Vaksin Sinovac Wajib Karantina Tiga Hari
Menag Sebut Arab Saudi Tak Akui Vaksin Sinovac

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.