LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kisah Basri Sangaji, Legenda Preman Jakarta dari Pulau Haruku

Basri Sangaji dikenal karena keberaniannya dan terlibat dalam berbagai konflik hingga akhir tragis hidupnya.

Rabu, 07 Mei 2025 16:18:18
basri sangaji
Kisah Basri Sangaji, Legenda Preman Jakarta dari Pulau Haruku (merdeka.com)
Advertisement

Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) membentuk satuan tugas baru yang akan mengawasi tindakan premanisme dan ormas meresahkan. Nantinya, satgas tersebut akan didampingi oleh kerja-kerja dari kepolisian dan TNI.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengatakan, pembentukan satgas bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan masyarakat (kamtibmas). TNI akan menerjunkan intelijen untuk mengawasi ormas yang membuat keonaran.

Selain dengan Polri, Yusri menyatakan kerja sama informasi bisa dilakukan dengan tim dari BIN dan BAIS. Tujuannya mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dari tindakan premanisme dan ormas meresahkan.

"Ya selalu kita bersama-sama dengan Polri untuk menjaga kamtibmas. Kita memang ada fungsi disini adalah litpamvit. Ini adalah intelijen dimana kita selalu berkolaborasi bekerjasama dengan intelijen-intelijen yang lain," kata Yusri usai rapat koordinasi teknis Puspom TNI di Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (7/5).

Advertisement

Hambat Investasi


Keberadaan premanisme memang membuat resah masyarakat. Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily bahkan terang-terangan meminta aparat menindak tegas ormas berkedok premanisme.

Advertisement

Menurut Ace, Indonesia saat ini membutuhkan iklim yang kondusif sebagai upaya membangun investasi dalam rangka menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dan mendorong dunia usaha agar dapat berjalan dengan baik. Namun aksi premanisme tersebut menghambat proses investasi di tanah air.

"Karena itu upaya yang bisa menghalangi produktivitas ekonomi kita, termasuk dari kalangan ormas yang melakukan intimidasi terhadap upaya untuk membuka usaha, kami minta untuk ditindak tegas," tutur Ace dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/5).

Bicara mengenai premanisme bukan seolah barang baru di bumi pertiwi. Kehadiran mereka kadang tak bisa dipisahkan dengan dunia hitam. Terutama di Jakarta. Daerah yang menjadi pusat sentra bisnis dan ekonomi.

Salah satu preman terkenal di Jakarta adalah Basri Sangaji. Nama pria asal Pulau Haruku, Maluku, itu kini menjadi salah satu legenda di Jakarta.

Kisah Basri Sangaji


Basri Sangaji dikenal sebagai pemimpin kelompok preman dan penagih utang di Jakarta. Basri membentuk kelompoknya sendiri yang sebagian besar terdiri dari orang-orang dari kampung halamannya. Kelompok ini beroperasi di Jakarta pada era 1990-an. Kelompok ini terlibat dalam berbagai kekerasan serta konflik, termasuk bentrokan dengan kelompok lain yang dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti John Kei dan Hercules.

Keberanian Basri Sangaji dalam menantang lawan-lawannya membuat namanya semakin dikenal. Ia berani menghadapi John Kei, salah satu tokoh preman berpengaruh di Jakarta.

Konflik antara Basri dan John Kei bukan hanya sekadar persaingan, tetapi juga melibatkan kekerasan dan pertumpahan darah yang meresahkan masyarakat. Salah satu insiden yang paling dikenal adalah kerusuhan di Ketapang, Jakarta Pusat, pada akhir November 1998, di mana Basri terlibat langsung dalam situasi tersebut.

Selain terlibat dalam kegiatan kriminal, Basri Sangaji juga aktif dalam dunia politik. Pada tahun 1998, ia menjadi bagian dari Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa), sebuah kelompok yang dibentuk untuk menjaga keamanan selama masa transisi politik di Indonesia. Ia juga terlibat dalam tim sukses pemilihan presiden, menunjukkan bahwa Basri tidak hanya berperan sebagai tokoh kriminal, tetapi juga memiliki pengaruh dalam arena politik.

Konflik dan Kekerasan yang Menghantui Basri Sangaji

Di tengah perjalanan hidupnya yang penuh kontroversi, Basri Sangaji tidak lepas dari berbagai konflik. Bentrokan dengan kelompok lain, terutama dengan John Kei, menjadi salah satu ciri khas dari kariernya.

Pertikaian antara kedua tokoh ini sering kali berujung pada kekerasan, yang berdampak pada banyak orang di sekitar mereka. Masyarakat Jakarta pada waktu itu merasakan dampak langsung dari perseteruan ini, dengan banyaknya insiden yang melibatkan kekerasan.

Salah satu insiden paling terkenal adalah kerusuhan di Ketapang, yang melibatkan banyak orang dan menimbulkan kepanikan. Basri Sangaji, sebagai pemimpin kelompoknya, tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas dalam menghadapi musuh-musuhnya.

Akhir Tragis dan Warisan Basri Sangaji

Namun, kisah Basri Sangaji berakhir dengan tragis. Pada 2 Oktober 2004, ia ditemukan tewas dengan luka tembak dan bacok di sebuah kamar hotel di Kebayoran, Jakarta Selatan. Kematiannya diduga kuat merupakan balas dendam atas tindakan-tindakannya yang brutal selama hidupnya.

Advertisement

Meskipun delapan orang mengaku sebagai pelaku pembunuhan, detail lengkap dan motif di balik pembunuhannya masih menjadi misteri. Hal ini menambah nuansa dramatis pada kisah hidup Basri Sangaji, yang meskipun penuh kontroversi, tetap menjadi bagian dari sejarah dunia kriminal di Jakarta. Namanya diingat sebagai salah satu tokoh preman yang paling berani dan berpengaruh pada masanya, meninggalkan jejak yang sulit dihapus dari ingatan masyarakat.

Berita Terbaru
  • Pangdam Udayana Lantik 137 Bintara Infanteri, Siap Hadapi Dinamika Tugas
  • Komplotan Ganjel ATM Lintas Daerah Diciduk di Tangerang, Kerugian Capai Puluhan Juta
  • Sempurna! Tim Indonesia Raih Kemenangan 5-0 atas Aljazair di Laga Pembuka Piala Thomas 2026
  • Fajar Fikri Piala Thomas 2026: Strategi Adaptasi Lapangan di Denmark
  • Polda Banten Tanam 1.000 Mangrove di Cilegon, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Masyarakat
  • basri sangaji
  • berita update
  • konten ai
  • premanisme
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
M
Reporter Muhamad Agil Aliansyah
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.