Khidmat Jemaat Ikuti Misa di Gereja Katedral
Para pengunjung gereja mayoritas sekeluarga. Tepat di depan pintu masuk gereja, mereka diberi buku doa oleh seorang panitia yang menggunakan selendang pita berwarna biru. Ibadah dimulai pukul 09.00 WIB.
Hujan deras mengguyur wilayah Gambir, Jakarta Pusat dan sekitarnya. Kondisi itu tak menyurutkan umat Kristiani bergegas menuju Gereja Katedral untuk menjalankan misa merayakan Natal.
Para pengunjung gereja mayoritas sekeluarga. Tepat di depan pintu masuk gereja, mereka diberi buku doa oleh seorang panitia yang menggunakan selendang pita berwarna biru. Ibadah dimulai pukul 09.00 WIB.
"Misa (Pontifikal) dipimpin sama Romo/Pastur sebanyak 3 orang," kata Erwin salah seorang panitia kepada merdeka.com di lokasi, Jakarta Pusat, Rabu (25/12).
Hujan di luar gereja tak mengganggu suasana ibadah yang berlangsung khidmat. Ibadah berlangsung satu jam setengah.
"Kalau hujan lebih sepi, kalau ramai kewalahan (panitia) karena dari luar kota juga datang bukan dari Jakarta aja," ujarnya.
"Kemarin kita juga melakukan ibadah misa, dari jam setengah 5 sore, setengah 8 malam dan setengah 10 malam. Dan untuk hari ini terakhir jam 5 sore, abis itu enggak ada lagi," jelas Erwin sambil berdiri di depan pintu masuk Gereja dengan menggunakan batik cokelat dan selendang pita warna biru sambil memegang buku doa.
Dia menambahkan, tidak bisa sembarang orang menjadi panitia Natal. "Panitianya dari Katolik semua ini dan kebanyakan orang lama, soalnya demi keamanan (Natal atau ibadah misa). Kalau yang Protestan mesti Katolik dulu, itu harus belajar dulu selama satu setengah tahun," sebutnya.
Para panitia tersebut, nantinya yang bertugas untuk mengantarkan para jemaat untuk mencari tempat duduk untuk melakukan ibadah. Terutama kepada para jemaat yang lanjut usia, mereka akan ditempatkan di tempat duduk paling depan.
"Kalau anak-anak enggak ada tempat khusus, jadi cuma untuk lansia aja kita kasih tempat khusus duduk di barisan depan," ujarnya.
Usai mereka melakukan ibadah misa atau ibadah Pontifikal, Kardinal Iganitius Suharyo meninggalkan Gereja yang lebih dulu mendoakan para jemaat yang hadir.
Baca juga:
Ibadah, Jemaat GKI Yasmin Harap Ini Natal Terakhir di Seberang Istana
VIDEO: Ribuan Sampah Plastik Disulap Jadi Pohon Natal Hiasi Gereja di Malang
Israel Larang Ratusan Warga Nasrani Palestina Ziarah ke Betlehem Rayakan Natal
Jasa Marga: 268.514 Kendaraan Lintasi Gerbang Tol Cikampek Utama di Libur Natal
Menghabiskan Libur Natal di Kota Tua
Menkominfo Open House Perayaan Natal, Sejumlah Menteri Hadir
Aksi Sinterklas Menyelam di Akuarium Sea World Ancol