Ketum PAN sebut masalah narkoba jauh lebih gawat dari terorisme
"Orang mati remaja kita tiap hari antara 40 sampai 50 orang, mati sia-sia," kata Zulkifli.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut berdasarkan data Perhimpunan Bangsa Bangsa (PBB), Indonesia menjadi jalur utama penyelundupan dan peredaran narkoba. Menurutnya Indonesia peringkat nomor satu di Asia.
"Orang mati remaja kita tiap hari antara 40 sampai 50 orang, mati sia-sia. Jauh lebih banyak, jauh lebih gawat dari apa yang disebut terorisme," kata Zulkifli dalam pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II DPP PAN di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (27/3).
Ketua MPR ini mengaku kaget saat berkunjung ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia mengaku mendapat penjelasan terkait data pemetaan narkoba.
"Memang luar biasa, bukti yang disita BNN saja itu 5 ton lebih. Tambah 500 ribu ekstasi, berapa ton lagi ganja. Yang tidak disita diperkirakan antara 40 sampai 50 ron. Padahal 1 gram itu bisa dipakai minimal 5 orang," tuturnya.
Maka dari itu Zulkifli mengajak kadernya untuk mendukung Presiden Jokowi yang menyatakan Indonesia darurat narkoba. Dia berharap kadernya dari daerah sampai pusat ikut berperang melawan narkoba.
"Menjadi bagian musuh kita yang nyata, ada, musuh kita bersama. Bisa kita kehilangan satu generasi kalau tidak waspada, ini menjadi gerakan kita mulai pusat sampai daerah tidak menyerah melawan darurat narkoba," pungkasnya.
Baca juga:
Pemda diminta libatkan raja & sultan perangi teroris hingga narkoba
Bandar dan 5 pemakai sabu diringkus polisi di Asahan
Kurir narkoba dibebaskan, polisi klaim tak ada bukti kuat penahanan
Simpan dua paket sabu, sopir angkot dicokok polisi
Kasubag Dispora Sulsel ditahan, penyuplai narkobanya masih buron
Bisa beri info kasus narkoba, warga Malinau diganjar TNI Rp 1 juta