Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Simpan dua paket sabu, sopir angkot dicokok polisi

Simpan dua paket sabu, sopir angkot dicokok polisi 16 Kg sabu diselundupkan dalam perkakas rumah tangga. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang sopir angkutan umum berinisial HND (32) kedapatan menyimpan dua paket sabu di kediamannya, Desa Alune, Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Menurut Kapolsek Julok, AKP Nurmansyah, sopir tersebut sudah diamankan di Mapolsek, Aceh.

"Tersangka ditangkap karena menyimpan narkoba jenis sabu di rumahnya yang sudah dipaketkan ukuran kecil-kecil," katanya, Sabtu (26/3).

"Saat ini sudah diamankan untuk kepentingan penyidikan sekaligus pengembangan kasus peredaran narkoba ini di Aceh Timur," tambahnya.

Menurutnya, peredaran narkoba menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Karena narkoba kali ini sudah masuk hingga ke pelosok desa. Bahkan yang mengkhawatirkan,menurutnya, narkoba sudah mengincar pelajar dan anak-anak.

"Jika tidak ditangani dengan serius, para generasi penerus bangsa ini terancam rusak masa depannya," jelasnya.

Pihaknya pun menghimbau pada para orang tua, agar lebih peka terhadap pergaulan anak. Sebab, tanpa pengawasan, anak bisa saja terjerumus ke dalam dunia narkoba.

"Waspada masuknya peredaran narkoba, khususnya di wilayah Julok. Awasi anak-anak kita agar tidak menjadi korban," pesannya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun meminta kepada semua pihak agar bekerjasama bila menemukan kejahatan penyalahgunaan narkoba. "Polisi dengan masyarakat harus bersinergis. Segera lapor jika ditemukan hal mencurigakan," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP