LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua MPR Dukung Jokowi Tindak Tegas Pemberontak Papua

Ketua MPR Zulkifli Hasan setuju dengan sikap pemerintah Joko Widodo yang meneruskan pembangunan di Papua meski ada insiden pembunuhan 31 pekerja trans Papua oleh kelompok separatis. Zulkifli setuju pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap kelompok separatis.

2018-12-07 16:13:00
Papua
Advertisement

Ketua MPR Zulkifli Hasan setuju dengan sikap pemerintah Joko Widodo yang meneruskan pembangunan di Papua meski ada insiden pembunuhan 31 pekerja trans Papua oleh kelompok separatis. Zulkifli setuju pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap kelompok separatis.

"Saya apresiasi bapak Presiden terus lanjutkan pembangunan dan harus ada tindakan tegas," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12).

Ketua Umum PAN itu menilai apa yang terjadi di Papua sudah termasuk pelanggaran kemanusiaan berat. Karena pekerja sipil turut menjadi korban.

Advertisement

"Itu bayangkan orang bekerja dibunuh sedemikian rupa, sangat mengganggu, bertentangan dengan kemanusiaan. Itu pelanggaran berat," kata Zulkifli.

Soal langkah pengamanan yang harus diambil pemerintah, Zulkifli percaya kepada TNI dan Polri. Menurutnya dua institusi ini sudah kuat untuk melawan kelompok separatis.

"TNI-Polri kita sangat kuat pasti bisa mengamankan," tandasnya.

Advertisement

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengaku bertanggungjawab atas peristiwa penyerangan dan pembunuhan satu anggota TNI dan karyawan PT Istaka Karya. Motif penyerangan karena menganggap pembangunan di Papua sebagai penjajahan. Mereka menyatakan tidak akan menyerah pada TNI-Polri dan pemerintah Indonesia.

Baca juga:
Polri Tegaskan Negara Takkan Kalah dari Pemberontak Papua
DPR Nilai Tak Ada Diplomasi untuk Kelompok Separatis Bersenjata di Papua
Pekerja Trans Papua Dituding Tentara, TNI Tantang Jubir OPM Datang ke Nduga
Pemberontak di Papua Jadikan Korban sebagai Umpan untuk Menyerang TNI Polri
TNI Pastikan 16 Jenazah Penembakan Papua Karyawan Istaka Karya
Kapolda Papua Sebut Sebagian Warga Nduga Tolak Kedatangan TNI Polri

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.