LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ketua DPR: Beras impor itu murah karena rantai distribusinya pendek

Jelang lebaran, Ade Komarudin cek ketersediaan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Timur.

2016-06-07 15:14:37
Harga Pangan
Advertisement

Ketua DPR Ade Komarudin mendatangi Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Timur, Selasa (7/6). Ia ingin mengecek kualitas, harga serta ketersediaan stok beras menjelang lebaran 2016.

"Tadi saya ke Toko Sinar Jaya milik pak Ayom. Stok beras di sini 47.500 ton per hari ini. Jadi untuk persediaan puasa dan lebaran ini aman dan 70 persen untuk cover Jakarta sudah aman bahkan sisanya sekitar 20 persen antar pulau dari sini," ujar Ade kepada wartawan di lokasi.

Sejauh ini, Ade klaim stok beras masih relatif aman. Dengan begitu bahan-bahan pokoknya lainnya pun akan mengikuti. "Patokan utama adalah beras. Kalau beras nggak ada ini bahaya, bisa revolusi kita," tuturnya.

Saat mengunjungi pasar Induk beras Cipinang ini, dirinya sempat berbincang-bincang dengan pemilik toko beras bernama Ayom. Dalam perbincangan tersebut menyinggung beras lokal yang memiliki kualitas yang lebih baik.

"Tadi saya mendapatkan penjelasan dari Pak Ayom soal beras lokal. Itu campuran ada pandanwangi, ada bandung, ada solo, campur-campur. Jadi harganya Rp 11.500, itu beras premium enak," tuturnya.

"Katanya beras lokal itu lebih enak dibanding beras impor. Tapi beras impor itu murah. Setelah kita tahu impor itu murah karena rantainya pendek, itu dari importir dari kapal langsung ke gudang atau distributor," ujarnya.

Maka dari itu berdasarkan data Badan Biro Pusat Statistik, beras lokal memiliki tujuh hingga delapan rantai. Itulah sebabnya beras lokal lebih mahal dibandingkan beras import.

"Dari data Badan Biro Pusat Statistik, itu 7 hingga 8 rantai ya itu sangat panjang rantainya. Makanya karena enak jadi agak mahal. Di sinilah perlu peranan negara untuk memangkas rantai ini," tuturnya.

"Kalau lebaran ini ketersediaan beras masih oke. Tapi di masa depan kita amankan surplus dalam negeri," tutupnya.

Baca juga:
Cek stok dan harga sembako, Pimpinan DPR blusukan ke gudang Bulog
Pemerintah diminta pangkas rantai distribusi pangan
Jokowi heran harga kebutuhan pokok naik jelang puasa dan lebaran
PDIP desak Jokowi keluarkan Keppres tentang kebutuhan pokok
Fahri Hamzah: Harga pangan naik bukti tak becusnya menteri Jokowi
Fahri Hamzah sebut operasi pasar bukan solusi turunkan harga pangan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.