LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kesal Sering Diintip, Pria di Padang Lawas Utara Bunuh Adik Ipar

Pembunuhan sadis terjadi di Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Seorang pria menghabisi adik iparnya karena sering diintip.

2019-07-14 04:04:00
Pembunuhan
Advertisement

Pembunuhan sadis terjadi di Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut. Seorang pria menghabisi adik iparnya karena sering diintip.

Berdasarkan informasi dihimpun, pembunuhan itu terjadi di Desa Mananti, Kecamatan Ujung Batu, Jumat (11/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang warga setempat, Tamba Tua Nasution (38) mendatangi warung tetangga sekaligus adik iparnya, Rinto Harahap (27), lalu menyerangnya dengan egrek (alat panen sawit).

Akibat serangan itu, tangan kiri Rinto putus, leher dan bahunya robek. Korban tewas di tempat.

Advertisement

Setelah membunuh, Tamba keluar dari rumah sekaligus warung Rinto. "Tersangka keluar sambil berkata 'madung hubunuh ia' (sudah kubunuh dia), terus melarikan diri ke belakang rumahnya," kata Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Alexander Piliang.

Polisi yang mendapat informasi tentang pembunuhan itu tiba di lokasi sekitar pukul 16.05 WIB. "Begitu mendapat informasi, kita langsung melakukan pengejaran bersama personel Polsek Padang Bolak. Tersangka akhirnya diserahkan keluarga," ujar pria yang akrab disapa Alex ini.

Dari sekitar lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti sebilah egrek dengan tiang kayu sepanjang satu meter, kemeja lengan pendek dan celana pendek milik pelaku dengan bercak darah.

Advertisement

Berdasarkan pemeriksaan awal, pembunuhan itu ternyata bermotif sakit hati. "Karena korban sering mengintip pelaku saat sedang bersetubuh dengan istrinya, sehingga pelaku merasa terhina dan dendam terhadap korban," sebut Alex.

Selain itu, korban juga disebut pernah mengajak istri pelaku untuk berhubungan badan. "Tapi, apakah sudah pernah dilakukan, masih diselidiki," sambung Alex.

Penyidik masih mendalami kasus itu. Mereka juga memeriksa apakah pelaku di bawah pengaruh narkoba.

"Kemarin saat ditanyai, dia (tersangka) dalam kondisi tidak stabil, makanya kita masih melakukan pendalaman terhadap kasus itu," jelas Alexander.

Baca juga:
Mayat Pasutri Bersimbah Darah Ditemukan di Dalam Toko Kasur
Selain Asmara, Pelaku Mutilasi Komsatun Wachidah Lantaran Terlilit Utang
Korban Mutilasi di Banyumas Merupakan Pegawai Kemenag Kota Bandung
Berkas Lengkap, Polisi Kirim 2 Tersangka Pemutilasi Guru di Kediri ke Kejaksaan
Kesal Ditagih Utang, Rafael Bunuh Araoe di Gubug Perkebunan Sawit

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.