LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kena Razia Masker, Warga Semanggi Solo Pukul Petugas Saat Diperiksa

Tak hanya melakukan pemukulan, Ade menyebut pengendara yang dihentikan tersebut juga memaki petugas dengan kata-kata kotor.

2021-05-23 13:32:00
Protokol Kesehatan
Advertisement

Seorang warga Semanggi, Kecamatan Pasarkliwon, Solo berinisial H harus diamankan karena melawan petugas saat operasi yustisi di Jalan Kyai Mojo Semanggi, Minggu (23/5). H bahkan melakukan pemukulan terhadap petugas yang menghentikannya.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat kejadian pihaknya sedang melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dan operasi yustisi gabungan dalam rangka penegakan protokol kesehatan.

Selain kepolisian Polresta Surakarta, kegiatan juga diikuti oleh TNI dari Kodim 0735, Satpol PP dan petugas PPKM Mikro Kelurahan Semanggi. Kegiatan dimulai sekitar pukul 7.30 WIB.

Advertisement

“Kira-kira pukul 8.00 WIB ada seorang pengendara yang tidak menggunakan masker, dihentikan oleh petugas. Namun yang terjadi adalah yang bersangkutan melakukan pemukulan terhadap petugas. Dan mengenai kepala, leher bagian kiri petugas kita,” ujar Kapolresta.

Tak hanya melakukan pemukulan, Ade menyebut pengendara yang dihentikan tersebut juga memaki petugas dengan kata-kata kotor.

“Kita langsung mengamankan yang bersangkutan, saat ini langsung dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Advertisement

Mantan Kapolres Karanganyar itu menyampaikan saat diperiksa di lokasi kejadian, yang bersangkutan tidak mengenakan masker. Ia juga tidak bisa menunjukkan kelengkapan atau surat-surat kendaraan, seperti SIM maupun STNK.

“Ini merupakan pembelajaran bagi kita semua. Ditengah pandemi seperti ini, kita harus bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19, penegakan prokes akan kita lakukan,” katanya.

Kapolres menegaskan, keselamatan merupakan hukum yang tertinggi. Hal tersebut harus menjadi pedoman bagi semua petugas yang ada di lapangan. Untuk itu pihaknya minta kerjasama dari seluruh pihak dan seluruh masyarakat.

“Apa yang kita lakukan ini dalam rangka memberikan keselamatan kepada masyarakat.Karena keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi,” pungkasnya.

Baca juga:
Aniaya Terduga Pencuri Motor hingga Tewas, Tiga Warga Garut Ditangkap Polisi
Wali Kota Tangsel Ungkap Kondisi Anak Disiksa Ayah: Dia Ceria Main sama Polwan
Pengakuan Anak Anggota DPRD Bekasi Indekos Bareng Korban dan Main Michat
Orangtua Tak Mampu Kelola Masalah Pribadi, Anak Jadi Korban Penganiayaan
Pria di OKI Bacok Ayah Kandung hingga Nyaris Tewas
Sakit Hati Usai Cekcok, Sopir Angkot Bakar Hidup-Hidup Rekannya

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.