Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sakit Hati Usai Cekcok, Sopir Angkot Bakar Hidup-Hidup Rekannya

Sakit Hati Usai Cekcok, Sopir Angkot Bakar Hidup-Hidup Rekannya ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Seorang sopir angkot Dumaris Pangaribuan mengalami luka bakar hampir 40 persen di tubuhnya. Ia dibakar oleh IPM, rekannya sesama sopir angkutan umum.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan kasus ini berawal saat keduanya cekcok hingga menimbulkan sakit hati IPM terhadap korban, Senin (17/5) sekira pukul 18.30 Wib.

"Tersangka yaitu saudara IPM merasa sakit hati dan akhirnya kembali menemui korban saudara Dumaris Pangaribuan yang sebelumnya tersangka ini mempersiapkan dan membeli bensin yang kemudian diletakkan di dalam ember," kata Erwin saat jumpa pers, Jumat (21/5).

Lantas, ketika pelaku bertemu dengan korban. Tanpa ragu seember bensin yang sudah disiapkan lalu disiram ke Dumaris Pangaribuan yang disusul dengan sundutan api sehingga membuat korban terbakar.

"Terhadap korban sendiri lukanya sekitar 40 persen luka bakar dan sampai saat ini masih di rumah sakit," ujar Erwin.

Sementara guna mempertanggung jawabannya, IPM terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, sesuai pasal 351 KUHP jo pasal 353 KUHP tentang penganiyaan hingga mengakibatkan luka berat dan pasal 187 KUHP tentang sengaja membuat kebakaran. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP