LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kementan Lepas Ekspor 28 Ton Obat Hewan ke Korea Selatan

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Nasrullah melepas ekspor produk obat hewan ke Korea Selatan, Senin (13/9). Pengiriman ini membuktikan produsen obat hewan dalam negeri mampu bersaing di kancah internasional.

2021-09-13 20:34:31
ekspor impor
Advertisement

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Nasrullah melepas ekspor produk obat hewan ke Korea Selatan, Senin (13/9). Pengiriman ini membuktikan produsen obat hewan dalam negeri mampu bersaing di kancah internasional.

Nasrullah mengaku selalu mendukung kemajuan industri produk peternakan di Tanah Air. Kementan RI, lanjutnya, juga akan memberikan banyak kemudahan pada pelaku usaha di sektor itu.

"Eksportir dalam negeri harus diberi karpet merah, itu artinya tidak ada kata dipersulit. Kita juga memberikan sejumlah relaksasi kepada pelaku ekspor produk peternakan, ada tax allowance dan ini mendapat tempat layak di Kementerian Pertanian," kata Nasrullah di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (13/9/2021.

Advertisement

Sementara itu, CEO Nutricell Suaedi Sunanto mengatakan, sebagai perusahaan obat hewan nasional, Nutricell ingin bersaing dalam hal peternakan di dunia. "Nutricell telah mengembangkan produk ekspornya ke beberapa negara, diawali dengan peluncuran produk ekspor perdana pada tahun 2019 ke Vietnam dan peluncuran produk ekspor ke Eropa pada Tahun 2020," jelas Suaedi.

Suaedi menerangkan, minatnya negara-negara besar membuktikan jika produk dalam negeri asal Tangerang Selatan ini memiliki kualitas terbaik dan mampu bersaing di pasar global.

"Ini menunjukkan bahwa kualitas produk Nutricell setara dengan produk-produk global lainnya. Karena produk yang dijual untuk pasar dalam negeri, maupun pasar ekspor berasal dari gugus kendali mutu yang sama" terang dia.

Advertisement

Baca juga:
PPI Ekspor 600 Ton Kopi ke Mesir Senilai USD1,2 Juta
Presiden Jokowi Ingin Perdagangan Indonesia-Uni Emirat Arab Meningkat 3 Kali Lipat
Mendag Ingin Perhiasan dan Otomotif Indonesia Kuasai Pasar Uni Emirat Arab
Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi, Pemprov Jabar Sasar Pasar Ekspor ke China
Ini Keuntungan Perjanjian Bilateral RI-Uni Emirat Arab Bagi Indonesia
Indonesia Berkesempatan Besar jadi Produsen Udang Dunia

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.