LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kemensos Ungkap 9 Juta Kepala Keluarga Telah Terima Bansos Covid-19

Penerima manfaat dari program ini adalah mereka yang miskin, rentan, dan terdampak Covid-19 yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Syarat lain untuk mendapatkan bantuan sosial tunai ini adalah tidak menerima bantuan dari program keluarga harapan, BPNT, dam program sembako.

2020-10-26 15:43:08
Bansos Corona
Advertisement

Program Bantuan Sosial Tunai yang sudah berjalan sejak April lalu merupakan program untuk memperkuat penanganan pandemi Covid-19. Program ini berguna untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah pandemi.

Penerima manfaat dari program ini adalah mereka yang miskin, rentan, dan terdampak Covid-19 yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Yang menjadi acuan kami yang pertama adalah DTKS, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Seperti yang kita ketahui data DTKS ini adalah data yang diusulkan Bupati, Wali Kota seluruh Indonesia kepada Kementerian Sosial melalui pusat data dan informasi kesejahteraan sosial," kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI, Asep Sasa Purnama dalam siaran langsung di akun Youtube FMB9ID_IKP, Senin (26/10).

Advertisement

Asep juga menyebutkan syarat lain untuk mendapatkan bantuan sosial tunai ini adalah tidak menerima bantuan dari program keluarga harapan, BPNT, dam program sembako.

"Selain DTKS kami juga memberikan ruang pada Bupati, Wali Kota manakala ada keluarga yang terkena dampak tapi diluar DTKS. Jadi kami berikan sepenuhnya kewenangan pada Bupati dan Wali Kota untuk menyampaikan data itu," ujar dia.

Hingga saat ini total keluarga penerima manfaat yang tercatat adalah 9 juta kepala keluarga. Jumlah ini tidak termasuk keluarga di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Advertisement

Di luar itu, Kementerian Desa juga mengajukan masyarakat desa yang belum mendapatkan bantuan untuk mengikuti program ini. Jumlahnya mencapai 141.297 keluarga.

Kementerian Sosial juga membuka peluang bagi kementerian kelautan dan kementerian pertanian yang ingin mendaftarkan nelayan atau petani miskin terdampak Covid-19 untuk mengikuti program ini. Sehingga diperkirakan jumlah keluarga penerima manfaat akan melebihi angka 9 juta.

Bantuan sosial tunai ini diberikan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai sejak bulan April hingga Juni, sedangkan gelombang kedua dimulai sejak bulan Juli hingga Desember 2020.

"Gelombang pertama Itu dari bulan April sampai bulan Juni Itu indeks bantuannya sebesar Rp600.000," kata dia.

"Kemudian oleh karena eskalasi Covid ini masih berlangsung, bapak presiden melakukan perpanjangan. Kemudian indeksnya disesuaikan, selama 6 bulan kemudian dari bulan Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember indeksnya disesuaikan jadi Rp300.000."

Reporter Magang: Maria Brigitta Jennifer

Baca juga:
Warga Pondok Benda Terima Bansos dari Mensos dan Presiden
PT PP Salurkan Bantuan Sosial Tanggulangi Covid-19
Bos OJK: Digitalisasi Percepat Penyaluran Bansos
Jokowi Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Update Data Penyaluran Bansos
Pengusaha Minta Pemerintah Percepat Penyaluran Bansos untuk Gairahkan Ekonomi
Kemensos Salurkan Bantuan Non Tunai di Kelurahan Buaran

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.