Kemenparekraf dan Mitra Gelar Sinergi Suara 2025, Berdayakan Musisi Lokal di Lima Kota
Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Pophariini dan Langit Musik meluncurkan Sinergi Suara 2025, program bimbingan komprehensif untuk musisi lokal agar lebih berdaya dan produktif di industri musik nasional.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri musik tanah air. Melalui kolaborasi strategis dengan Pophariini dan Langit Musik, Kemenparekraf resmi menggelar program Sinergi Suara 2025. Inisiatif ini dirancang khusus untuk memberdayakan talenta musisi lokal, mencakup solois, grup musik, hingga band yang tersebar di berbagai daerah.
Program Sinergi Suara 2025 menawarkan bimbingan intensif yang berfokus pada pembangunan karier musik serta strategi perilisan karya digital. Para peserta akan mendapatkan arahan langsung dari mentor profesional yang berpengalaman di industri musik. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang saling menguatkan, memastikan musisi tidak hanya produktif dalam berkarya tetapi juga berdaya secara ekonomi.
Keterangan pers dari kementerian di Jakarta pada Sabtu, 6 Desember, menyebutkan bahwa program ini akan menjangkau lima kota besar di Indonesia. Kota-kota tersebut adalah Makassar, Medan, Yogyakarta, Bandung, dan Bali, di mana masing-masing kota telah memilih sejumlah musisi berbakat untuk menjadi peserta. Kesempatan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi mereka untuk menembus industri musik nasional.
Membangun Ekosistem Musik yang Saling Menguatkan
Kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Pophariini dan Langit Musik dalam Sinergi Suara 2025 merupakan langkah konkret dalam membangun ekosistem musik yang berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk memberikan fondasi yang kuat bagi musisi lokal agar dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif di sektor musik.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, menekankan pentingnya sinergi ini. "Melalui kolaborasi seperti ini, kami bisa menghadirkan model ekosistem yang saling menguatkan agar musisi berbagai daerah tidak hanya produktif, tapi juga berdaya secara ekonomi," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan visi Kemenparekraf untuk menciptakan dampak ekonomi yang positif bagi para pelaku musik.
Sinergi Suara 2025 tidak hanya berfokus pada aspek artistik, tetapi juga pada pengembangan kapasitas bisnis musisi. Dengan bimbingan yang tepat, diharapkan musisi dapat memahami seluk-beluk industri, mulai dari manajemen karier hingga pemasaran digital. Hal ini krusial untuk memastikan keberlanjutan karier mereka di tengah persaingan yang ketat.
Bimbingan Profesional dan Peluang Industri Sinergi Suara
Salah satu pilar utama Sinergi Suara 2025 adalah program bimbingan yang melibatkan mentor-mentor profesional terkemuka. Mentor-mentor ini termasuk EVP Digital Music Nuon Adib Hidayat, Manager Indie & OTT Music Partnership Commercial Nuon Jeffry Feriyanto, dan Manager Digital Music Partnership Nuon Hestaviyasa. Mereka akan berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk membekali musisi dengan keterampilan yang dibutuhkan.
Kepala Pemasaran Mad Haus, Dimasz Joey, yang juga terlibat dalam program ini, mengungkapkan bahwa Sinergi Suara menghadirkan kesempatan emas bagi artis-artis musik yang sedang berkembang. "Pada akhirnya yang bertahan bukan yang paling viral, tapi yang paling disiplin dan konsisten membangun identitas, audience, dan value," katanya, menyoroti pentingnya konsistensi dan identitas diri. Joey juga menambahkan komitmennya untuk mentransfer ilmu ke musisi di lima kota.
Para peserta program bimbingan ini tidak hanya akan belajar teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di panggung Sinergi Suara. Penampilan ini menjadi platform penting untuk mendapatkan eksposur dan membangun jaringan. Kesempatan ini sangat berharga untuk membuka pintu menuju industri musik nasional yang lebih luas.
Jangkauan Nasional dan Talenta Terpilih Program Sinergi Suara
Program Sinergi Suara 2025 menjangkau berbagai daerah di Indonesia, memberikan kesempatan yang merata bagi musisi lokal. Pemilihan peserta dilakukan secara cermat untuk memastikan talenta terbaik mendapatkan bimbingan yang layak. Berikut adalah daftar peserta terpilih di masing-masing kota:
- Makassar: Lily at summer, Natinson, Surgir, dan Taman Impian
- Medan: Inthesky, Melodi Kursi, Psycotic Villager, dan Yoko City Ghost
- Yogyakarta: Angsakarta, Hunian, Risti Panjali, dan Sweeter
- Bandung: Bala Romantica, Basajan, John Karwati, dan Kataswara
- Bali: Fluctus, Samara, Satva, dan Sekala
Personel band Ghozi Daffa mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti Sinergi Suara. Menurutnya, program ini sangat membantu band dalam merintis karier di industri musik. Pengakuan ini menunjukkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para peserta.
Hestaviyasa, perwakilan dari Langit Musik, juga mengemukakan pentingnya pelaksanaan program kolaborasi seperti Sinergi Suara. Ia percaya bahwa inisiatif semacam ini sangat krusial untuk membantu para seniman berkembang dan mencapai potensi penuh mereka di industri musik yang dinamis.
Sumber: AntaraNews