LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Keluarga korban mutilasi wanita hamil minta pelaku dihukum berat

"Kami minta pelaku dihukum berat bila perlu dihukum mati," kata salah satu keluarga korban, Sanin.

2016-04-20 10:58:10
Mutilasi ibu hamil di Cikupa
Advertisement

Sanin (45), kakak korban mutilasi Nur Astiyah, mengharapkan pelaku mendapat hukuman berat karena melakukan kejahatan tidak berperikemanusiaan.

"Kami minta pelaku dihukum berat bila perlu dihukum mati," kata Sanin, di kediamannya di Desa Kadu Jajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (20/4).

Sanin mengaku dirinya tidak tahan melihat jasad adiknya, Nur Astiyah dimutilasi hingga tubuhnya terpotong-potong. Menurutnya, pembunuhan itu lebih sadis, terlebih adiknya itu sedang hamil sekitar tujuh bulan.

Dia meminta pelaku segera menyerahkan diri. Sehingga jasad adiknya cepat dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Lebih jauh Sanin membenarkan korban mutilasi di rumah kontrakan di Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang itu benar adiknya Nur Astiyah. Karena mengenali daster yang ditemukan di sungai.

Saat ini, mayat adiknya belum bisa dibawa pulang karena masih dilakukan sampel darah untuk mencocokan DNA di RSUD Tangerang.

"Kami minta pelakunya dihukum berat," pintanya seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, Saida (56) orangtua Nur Astiyah mengatakan pihaknya berharap pelakunya itu dihukum berat karena anaknya itu sebagai tulang punggung keluarga.

"Kami tidak menyangka anaknya itu yang sudah berbadan dua tewas dan sangat mengerikan dengan cara dimutilasi," ucapnya.

Saida berharap anaknya itu bisa segera dipulangkan ke kampung halaman untuk dikebumikan. Selain itu, Saida minta pelaku mutilasi segera ditangkap petugas dan dihukum seberat-beratnya.

"Kami sebelumnya memiliki firasat buruk setelah menerima telepon seluler dari Nur, namun tiba-tiba foto korban yang tergantung di dinding rumah terjatuh," tutupnya.

Baca juga:
Polisi tes DNA anak pertama wanita hamil dimutilasi di Cikupa
Pelaku mutilasi wanita hamil kabur ke Palembang
Wanita hamil dimutilasi pakai gergaji karena tulang terpotong rapih
Polisi periksa 18 saksi usut kasus mutilasi wanita hamil
Kisah di balik kasus mutilasi di Tangerang

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.