Kejar Target Vaksinasi 200.000 per Hari, TNI Kerahkan Tenaga Medis dan Non Medis
Untuk percepatan vaksinasi di wilayah Jabodetabek, TNI menambah kekuatan tenaga kesehatan sejumlah 176 personel yang berasal dari siswa Perwira Prajurit Karir, yang sedang dalam masa pendidikan di Akademi Militer Magelang.
Pemerintah mempercepat vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menekan angka penularan virus corona yang melonjak tinggi beberapa hari terakhir.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut mendukung upaya percepatan vaksinasi. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M.Tr. (Han) mengungkapkan, TNI mendapatkan alokasi vaksinasi sejumlah 200.000 orang per hari.
"Untuk mencapai target tersebut, vaksinasi dilaksanakan melalui program reguler dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan TNI maupun serbuan vaksinasi," kata Mayjen Prantara, Senin (12/7).
Selanjutnya untuk percepatan vaksinasi di wilayah Jabodetabek, TNI menambah kekuatan tenaga kesehatan sejumlah 176 personel yang berasal dari siswa Perwira Prajurit Karir, yang sedang dalam masa pendidikan di Akademi Militer Magelang.
Mayjen Prantara menambahkan, di samping itu, upaya TNI lainnya guna menunjang percepatan vaksinasi adalah melalui perekrutan 3.000 relawan tenaga medis dan nonmedis dari berbagai lapisan masyarakat, di antaranya dokter, mahasiswa, pelajar, Karang Taruna, Organisasi Kemasyarakatan, dan lain-lain di wilayah Jabodetabek
"Program perekrutan ini merupakan perintah langsung Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang menargetkan untuk DKI Jakarta dan sekitarnya, sebelum tanggal 17 Agustus 2021, warga yang divaksinasi sudah harus mencapai di atas 70 persen, untuk warga yang berusia 12 tahun ke atas," jelas Mayjen Prantara.
Baca juga:
Stok Vaksin Covid-19 di Kudus Habis
60 ODGJ di Palembang Jalani Vaksinasi Covid-19, 9 Pasien Masih Isolasi
Pemerintah Sudah Mulai Beri Suntikan Vaksin Ketiga kepada Tenaga Kesehatan
RI Datangkan 1,4 Juta Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong
Menkes Jelaskan Alasan Vaksin Berbayar dan Sumber Uang Pembelian
1.800 Pelajar Kelas V SD hingga SMA/SMK di Jakarta Pusat Sudah Disuntik Vaksin
Mulai Pekan Ini, Tenaga Kesehatan Dapat Suntikan Booster Vaksin Moderna