LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kejagung dan polisi duet geledah kantor PT VS di Panin Tower

Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 17.30 Wib, penyidik Kejagung dan polisi sejak pagi hingga kini masih menggeledah.

2015-08-14 17:42:10
kejaksaan agung
Advertisement

Tim Jaksa Penyidik Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sedang menggeledah kantor PT Victoria Sekuritas (VS yang terletak di Panin Tower lantai 8, Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (14/8). Penggeledahan ini terkait dengan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penjualan hak tagih (cassie) pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebesar Rp.469 miliar.

Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 17.30 Wib, baik penyidik Kejagung dan polisi sejak pagi sampai saat ini masih melakukan proses penggeledahan. Jumlah penyidik sekitar 7 orang, belum bisa di pastikan kapan penggeledahan itu selesai.

Penggeledahan tersebut bertujuan untuk mencari beberapa bukti maupun petunjuk terkait kasus tersebut. Meski kasus ini dinaikkan ke tahap penyidikan sejak April 2015, namun pihak Kejaksaan belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Sekedar informasi, kasus ini bermula ketika PT Adistra Utama (PT AU) meminjam kredit ke bank untuk membangun perumahan di Karawang seluas 1.200 hektar. Kredit yang dikeluarkan sekitar Rp469 miliar. Saat krisis moneter terjadi, bank tersebut masuk dalam program penyehatan BPPN. Kemudian aset-aset yang terkait kredit macet dilelang termasuk utang PT AU. Lalu, PT VS membeli aset PT AU hanya senilai Rp26 miliar.

Di kemudian hari, PT AU ingin menebus aset tersebut ke PT VS dengan harga yang sama dengan kredit yang dikeluarkan. Namun yang terjadi adalah PT VS mematok harga Rp 2,1 triliun. Lantas, PT AU tidak terima dan melaporkan hal itu ke Kejaksaan dengan dugaan adanya permainan dalam pembelian aset tersebut.

Baca juga:
Kejagung mutasi empat Kejati, Tony Spontana jadi Kejati Yogyakarta
Kuasa hukum Gatot tuding Tengku Erry terima aliran dana BDB Rp 100 M
Gatot desak KPK-Kejagung bentuk tim usut kasus dana Bansos Sumut
Gubernur Gatot lebih nyaman diperiksa di KPK ketimbang di Kejagung
Datangi KPK, Kejagung ikut periksa Gubernur Gatot
Belum siap, Gatot minta Kejagung tunda pemeriksaan kasus Bansos
Kejaksaan Agung kembalikan berkas kasus UPS ke Bareskrim

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.