Kecelakaan di tanjakan Bukti Siwuni, polisi periksa sopir mobil damkar
Pengakuan sopir, peristiwa itu terjadi karena dirinya kehilangan kendali saat posisi mobil berada di posisi jalanan menurun. Namun pihaknya akan cari saksi lain untuk mengumpulkan bukti-bukti.
Sopir mobil pemadam kebakaran, Kusnanto (48), diperiksa Penyidik Satlantas Polres Tegal. Pemeriksaan terkait kecelakaan di tanjakan Bukit Siwuni, Balapulang, Kabupaten Tegal, yang menewaskan petugas damkar Yosi Galih Laksana (22) pada Rabu (21/8) lalu.
"Sopir pemadam masih kami periksa saksi dan belum kami tetapkan tersangka," kata Kanit Laka Polres Tegal Ipda Teguh Setyawan saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (23/8).
Pengakuan sopir, peristiwa itu terjadi karena dirinya kehilangan kendali saat posisi mobil berada di posisi jalanan menurun. Namun pihaknya akan cari saksi lain untuk mengumpulkan bukti-bukti.
"Jadi hanya hilang kendali, periksaan terkait kronologi awal hingga terjadinya kecelakaan. Untuk rem nanti kita datangkan saksi ahli dari dishub," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, truk Damkar milik Pemkab Tegal bernopol G 9597 P kecelakaan di tanjakan Bukit Siwuni, Balapulang, Kabupaten Tegal, Rabu (21/8). Satu petugas pemadam tewas Yosi Galih Laksana (22) warga Ds Balapulang Kulon RT 9 RW 1 Kabupaten Tegal.
Korban tewas mengalami benturan keras hingga menyebabkan dahi robek serta kaki kiri cidera. Sementara empat petugas lainnya mengalami luka ringan dan dirawat di RSUD Soesilo, Slawi.
"Jadi petugas yang tewas itu duduk di belakang truk damkar. Dugaan sementara benturan keras di kepalanya," ujarnya.
Baca juga:
Pengemudi Mercy jadi tersangka usai tabrak pemotor hingga tewas
Eko tewas ditabrak mercy saat pulang beli arang
Avanza tertabrak kereta di Bekasi Timur, sopir tewas
Tabrak gundukan pasir, pengemudi sedan tewas di tikungan Mak Erot
Demi uang kompensasi, ibu ini sengaja dorong anak agar ditabrak mobil
Cerita lengkap mahasiswi Indonesia tewas tenggelam di Jerman
Polisi klaim sistem ganjil genap kurangi korban lalu lintas