Kasus Satpol PP di Gowa, KemenPPPA Minta Penegakan PPKM Darurat Tanpa Kekerasan
Ratna mengatakan dalam masa pandemi dimana semua lapisan masyarakat ada pada kondisi berjuang menjaga dirinya sendiri dan keluarga masing-masing serta berusaha mempertahankan kondisi ekonomi, akan lebih baik jika masing-masing menggunakan pendekatan empati.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) meminta penegakan PPKM darurat tak melibatkan aksi kekerasan, seperti yang terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akhir-akhir ini.
"Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa sebuah keluarga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang viral di media sosial. Kita semua setuju jika aturan harus ditegakkan sebagaimana mestinya, tetapi jangan ada kekerasan dalam penerapannya," ujar Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Ratna Susianawati, dilansir Antara, Jumat (16/7).
Ratna mengatakan dalam masa pandemi dimana semua lapisan masyarakat ada pada kondisi berjuang menjaga dirinya sendiri dan keluarga masing-masing serta berusaha mempertahankan kondisi ekonomi, akan lebih baik jika masing-masing menggunakan pendekatan empati.
KemenPPPA juga mengajak masyarakat dan aparat pemerintah untuk bersama-sama menciptakan kondisi masyarakat yang anti kekerasan.
"Selama ini kita terus berjuang untuk tidak melanjutkan budaya kekerasan di semua lingkup masyarakat hingga lingkup terkecil yaitu keluarga. Dalam kelompok masyarakat, perempuan dan anak adalah kelompok rentan sehingga kita semua wajib melindungi dan menghindarkan mereka menjadi korban kekerasan,’’ ujar Ratna.
Ratna menambahkan pihaknya memahami tugas berat tim gabungan saat melakukan operasi penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di daerah masing-masing apalagi masih banyak masyarakat yang melanggar, namun pihaknya minta agar dalam menjalankan tugas tetap mengedepankan dialog dan edukasi.
Ratna mengharapkan masyarakat membantu pemerintah dengan cara patuh pada aturan.
Sementara untuk tim gabungan termasuk Satpol PP, pada saat menemui pelanggaran, KemenPPPA memohon agar dapat mengedepankan dialog, edukasi dan mencegah terjadinya aksi kekerasan karena kekerasan bukan jalan keluar saat penindakan PPKM Darurat.
"Kami berharap masalah di Gowa dapat diselesaikan dengan baik,’’ kata Ratna.
KemenPPPA juga mengajak masyarakat menciptakan kondisi islands of non-violence atau kondisi dimana semua pihak semaksimal mungkin mencegah terjadinya kekerasan di sekeliling kita, agar terwujud komunitas zero kekerasan.
"Dialog persuasif terhadap masyarakat dalam penegakan operasi PPKM Darurat lebih diutamakan,’’ kata Ratna.
Baca juga:
Kasus Pemukulan Pemilik Kafe, Sekretaris Satpol PP Gowa Jadi Tersangka
Korban Pemukulan Sekretaris Satpol PP Gowa Sebut Kehamilannya Tak Terjangkau Logika
Inspektorat Gowa Periksa Sekretaris Satpol PP yang Pukul Pasutri
Kecam Sekretaris Satpol PP Gowa Main Pukul, Komnas Perempuan Siap Dampingi Korban
Video Lengkap Satpol PP Pukul Ibu Hamil, Suasana Panas Berawal dari soal Baju Seksi
Kasus Pemukulan Pemilik Kafe, Bupati Gowa Berharap Sekretaris Satpol PP Dihukum Berat