Kasus mobil crane di Pelindo II, sejumlah saksi akan dipanggil Polri
Dia memastikan, pekan depan penyelidikan kasus ini sudah ada kemajuan.
Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan mobil Crane di pelabuhan bongkar muat barang Tanjung Priok. Setelah menggeledah ruang kerja Dirut Pelindo II, RJ Lino, sejumlah pihak terkait akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
"Nanti setiap hari ada pemanggilan," terang Direktur II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor E Simanjuntak, di Mabes Polri, Selasa (1/9).
Pihaknya juga telah menganalisa sejumlah dokumen hasil penggeledahan pada Jumat 28 Agustus lalu. "Kita sudah menganalisis beberapa dokumen," tambahnya.
Dia memastikan, pekan depan penyelidikan kasus ini sudah ada kemajuan.
"Mungkin dalam 8 hari ke depan kita sudah dapat kemajuan yang berarti dan mendapatkan kemajuan yang berarti," tambahnya.
Sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan menggeledah ruang Direktur Utama Pelindo II RJ Lino di kantor pusat Pelindo II. Selain itu ada beberapa ruangan lainnya yang digeledah seperti lantai 7, lantai 2, lantai 3.
Baca juga:
Menteri Rini telepon Kapolri soal Pelindo dinilai urusan pribadi
RJ Lino mau mundur dari jabatannya, Wapres JK sebut bukan ancaman
Bareskrim: Dirut Pelindo II akan kita panggil terakhir
Direksi BUMN khawatir kantornya digeledah seperti Pelindo II
Kantor Staf Presiden enggan komentari penggeledahan kantor Pelindo
RJ Lino di tengah pusaran masalah dan kontroversi
Dirut Pelindo II RJ Lino ancam Jokowi, ini kata Politikus PDIP