Kasihan, Bayi Orangutan Ini Tersesat di Hutan Kutai Timur
Keterangan diperoleh merdeka.com, bayi itu ditemukan warga tanpa induknya, Selasa (3/11) lalu, saat hendak berkebun. Lokasinya, di kilometer 85-93 jalan poros Bengalon - Muara Wahau.
Malang benar nasib bayi orangutan (Pongo Pygmaeus) ini. Dia tersesat di hutan Kutai Timur. Beruntung warga menemukannya dan dibawa ke BKSDA Kalimantan Timur.
Keterangan diperoleh merdeka.com, bayi itu ditemukan warga tanpa induknya, Selasa (3/11) lalu, saat hendak berkebun. Lokasinya, di kilometer 85-93 jalan poros Bengalon - Muara Wahau.
"Benar, ditemukan warga dua hari lalu. Kondisinya lemah. Jadi, warga menyampaikan ke Babinsa (Babinsa Koramil 0909-06 Bengalon Serka Rudi Hartono)," kata Dandim 0909 Sangatta Letkol Czi Pabate, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (5/11).
Pabate menerangkan, diduga bayi Orangutan itu terpisah dari induknya dan tersesat di hutan. "Orangutan ini masih bayi. Ini kedua kalinya menyelamatkan orangutan. Karena keberadaan mereka ini seperti terjepit, karena habitat menyempit," ujar Pabate.
"Orangutan ini butuh perhatian juga, karena habitatnya berkurang. Khawatirnya, orang tidak paham jadi dianggap musuh, hama, kemudian ditembak. Itu berbahaya," tambah Pabate.
Pabate meminta, khususnya masyarakat yang tinggal di Kutai Timur agar terus ikut melindungi orangutan.
"Karena ini satwa dilindungi. Kalau menemukan, sampaikan ke petugas baik TNI dan Polri. Kita di wilayah, berperan membantu untuk menyampaikan kepada yang berwenang mengurus itu. Kita harus lestarikan orangutan, jangan sampai tinggal nama generasi mendatang," tegas Pabate.
Bayi orangutan sempat diberi asupan makan dan susu oleh warga. Sebelum akhirnya diserahkan ke pegiat satwa orangutan dan BKSDA Kalimantan Timur.
"Kita serahkan ke NGO dan BKSDA Kalimantan Timur. Dijelaskan, nanti dirawat, sampai tiba usianya, kembali akan dilepasliarkan," kata Pabate.
Baca juga:
Bayi Orangutan 'Edelweiss' Lahir di Pusat Reintroduksi Jantho, Aceh
Kisah Pilu Orang Utan 'Hope' Diberondong Senapan Angin, Kritis Ditembus 74 Peluru
Dipelihara Warga Secara Ilegal, Ini Nasib Orang Utan yang Kini Berhasil Diselamatkan
Penyelamatan Dua Orang Utan di Jawa Tengah
Petugas Konservasi Tempuh Perjalanan 11 Jam Demi Selamatkan Bayi Orangutan
Perdagangan Anak Orangutan di Langkat Digagalkan