Kapolri sebut Adnan Buyung penegak hukum baik dan memiliki prinsip
Kapolri Jenderal Badrodin mengaku tidak pernah berselisih pendapat dengan Adnan selama menjadi penegak hukum.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti turut berduka cita atas kepergian praktisi hukum Adnan Buyung Nasution di Rumah Sakit Pondok Indah. Menurut Badrodin, Adnan merupakan pendekar hukum yang menegakkan keadilan di Tanah Air.
Badrodin mengaku tidak pernah berselisih pendapat dengan Adnan selama menjadi penegak hukum. Adnan merupakan sosok yang menjalankan tugas dengan baik, serta menjalankan tugas sesuai dengan kapasitasnya.
"Beliau sosok penegak hukum yang baik dan berprinsip dalam melaksanakan tugasnya," ujar Badrodin saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu (23/9).
Diketahui, pengacara senior Adnan Buyung dirawat di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan sejak Senin 14 September lalu. Beliau meninggal tadi pagi pukul 10.15 WIB. Adnan mengidap sakit jantung, fungsi ginjal yang menurun dan sudah tidak berjalan dengan baik yang menjadi penyebab kepergian beliau untuk selamanya.
Semoga amal ibadahnya diterima dan ditempatkan di sisi terbaik di hadapan Allah SWT.
Baca juga:
Menteri Yuddy kenang Buyung: Jangan pernah kehilangan idealisme!
Prabowo bakal melayat Adnan Buyung Nasution
Menko Polhukam sebut Pilkada di Jatim aman, Kapolri bilang rawan
Kapolri: Polisi cuma mengawal, Gayus itu tanggung jawab lapas
Polisi tetapkan 167 orang & 10 korporasi tersangka pembakaran hutan
Jaksa Agung: Perpres percepatan anggaran bukan berarti kebal hukum