Kapolres Tangsel minta keluarga serahkan pelaku penusukan saat tawuran
Polisi masih memburu pelaku penusukan terhadap Ahmad Fauzan (18) pelajar SMK Sasmita Jaya Pamulang, saat terlibat tawuran di Jalan Raya Puspiptek, kecamatan Setu, kota Tangerang Selatan 28 Juli lalu.
Polisi masih memburu pelaku penusukan terhadap Ahmad Fauzan (18) pelajar SMK Sasmita Jaya Pamulang, saat terlibat tawuran di Jalan Raya Puspiptek, kecamatan Setu, kota Tangerang Selatan 28 Juli lalu.
Pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu, saat ini bersembunyi dibantu oleh pihak keluarga.
"Imbauan keluarga agar segera diserahkan saja, agar bisa kita proses," kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan Saragih, Selasa (7/8) di Mapolres Tangsel.
Kapolres juga mengimbau kepada pelaku dan kerabat pelaku, untuk kooperatif dan meminta pelaku segera menyerahkan diri.
"Kami harap pelaku dan keluarga kooperatif," ucap dia.
Sebelumnya, 16 pelajar peserta tawuran yang terjadi pada Selasa 28 Juli lalu sudah dimintai keterangannya. Para pelaku yang berasal dari dua sekolah ini tidak ditahan.
"Semua kami periksa (16 peserta tawuran), tapi kita fokus pada pelaku penusukan," kata Ferdy.
Baca juga:
3 Kali operasi, siswa SMK tertusuk pedang saat tawuran di Tangsel meninggal dunia
Pelajar tertusuk pedang saat tawuran masih diobservasi usai 3 kali operasi wajah
Diajak senior, Anak SD di Depok bawa batu dan nyaris tawuran
Niat bubarkan tawuran, polisi Siotapina kena peluru nyasar dari pistol Kapolsek
4 Cerita di balik foto rontgen bikin ngilu