Kapolda Sumut ajak mahasiswa ikut jaga persatuan di tahun politik
Menurutnya, mahasiswa memiliki peranan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbangsa. Agus meminta mahasiswa tidak terlibat politik praktis dan menjadi korban politik.
Kapolda Sumatra Utara, Irjen Agus Andrianto mengajak mahasiswa Universitas HKBP Nomensen Medan untuk berpartisipasi menjaga persatuan dan keamanan dalam ajang pesta demokrasi Pemilu 2019.
"Kepada mahasiswa harus tetap menjaga kesatuan dan persatuan, karena itu modal untuk menjaga negara ini dari berbagai ancaman dan tantangan yang akan dihadapi ke depan," kata Agus melalui keterangannya kepada wartawan, Rabu (10/10).
Menurutnya, mahasiswa memiliki peranan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbangsa. Agus meminta mahasiswa tidak terlibat politik praktis dan menjadi korban politik.
"Ancaman dari keberagaman ialah konflik kepentingan terutama politik, perbedaan cara pandang hingga perbedaan pendapat. Kita memang ditakdirkan berbeda, jadi perbedaan adalah keniscayaan, jumlah penduduk 265 juta jiwa dengan beribu suku etnis di Indonesia," ujarnya.
Agus menuturkan, Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan dan persaingan yang begitu berat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa. Oleh karena itu, dia mengimbau mahasiswa perlu menggali potensi masing-masing dan jangan sibuk dengan persoalan fitnah atau hoaks.
"Gunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemajuan diri kita serta bangsa dan negara Indonesia. Saya sudah 12 tahun dinas di Sumut dan ini adalah saat saya terakhir menyentuh Sumut. Oleh karena itu, saya ingin meninggalkan kesan yang baik untuk Sumut," jelas dia.
Di samping itu, Agus mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa HKBP Nomensen yang sudah turut dan ikut menjaga keamanan di Sumatra Utara. Sebab, semua elemen harus sama-sama menjaga keamanan dan persatuan dari segala upaya pihak manapun yang berusaha memecah belah persatuan kita.
"Mari kita memperkokoh dan menjaga persatuan dan ketahanan bangsa dengan mengamalkan empat pilar Indonesia, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI," tandasnya.
Baca juga:
Mendagri nilai tak masalah kampanye di sekolah dan pesantren
PPP minta semua caleg siap jadi jurkam Jokowi-Ma'ruf
Gerindra ingatkan KPU jangan anggap sepele persoalan pemilih ganda
Komitmen setop produksi hoaks demi demokrasi yang berkualitas di Pemilu 2019
Ketum PPP kapok empat kali keok lawan Jokowi