LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kapitra heran Ustaz Yahya Waloni bisa hina ulama lain

Dia juga mempertanyakan ajaran apa yang dianut Ustaz Yahya Waloni sehingga bisa mencaci maki sesama ulama dan tokoh bangsa yang juga beragama Islam.

2018-09-15 18:52:00
Kapitra Ampera
Advertisement

Ucapan Ustaz Yahya Waloni yang mencaci maki cawapres Ma'ruf Amin, Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikecam. Mantan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera heran kenapa seorang ulama bisa mencaci maki ulama lain.

"Ini ulama kok dicaci maki? Kurang ajar ini yang omong. Ulama apa preman?" katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9).

Dia juga mempertanyakan ajaran apa yang dianut Ustaz Yahya Waloni sehingga bisa mencaci maki sesama ulama dan tokoh bangsa yang juga beragama Islam.

Advertisement

"Ini ajaran mana? Tak ada di Alquran. Alquran itu mengajarkan hal-hal yang lemah lembut," ujarnya.

"Ibu Mega itu Islam, kenapa dia mampu caci maki orang Islam? Kenapa Kiai Ma'ruf dan TGB dicaci maki? Ini kesopanan sebagai manusia saja tak ada. Saya ragukan keulamaan ini orang," tutup Kapitra.

Sebelumnya, beredar sejumlah video Youtube dari kanal Cahaya Tauhid yang berisi caci maki oleh Ustaz Yahya Waloni kepada Ma'ruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.

Advertisement

Oleh Yahya, Kiai Ma'ruf disebut orang tua yang haus kekuasaan, TGB disebut sebagai Tuan Guru Bajing*n, dan Megawati didoakan cepat mati karena dituding telah merusak Islam. Bahkan, Yahya mencaci bahwa tingkat intelgensia Megawati di bawah rata-rata.

Baca juga:
Kapitra: Rizieq Shihab dukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019
Kapitra: Ijtima Ulama kedua akan buat umat Islam kecewa
Di Tanah Suci, Fadli Zon dan Fahri bertemu Rizieq serta Ma'ruf Amin
Pengungkapan kasus teror kepada sejumlah tokoh masih gelap
Sebelum rumah dilempar molotov, Kapitra bilang pernah dapat ancaman
Polisi belum lihat keterkaitan pelemparan molotov ke rumah Mardani dan Kapitra

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.