Polisi belum lihat keterkaitan pelemparan molotov ke rumah Mardani dan Kapitra
Merdeka.com - Rumah politikus PKS, Mardani Ali Sera, di kawasan Pondok Gede, dilempar molotov pada 19 Juli lalu. Hingga kini belum diketahui siapa pelakunya.
Pada 6 Agustus kemarin, giliran rumah caleg PDI Perjuangan, Kapitra Ampera, di kawasan Tebet, dilempar molotov. Pelaku juga masih ditelusuri.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, belum melihat ada kesamaan pelaku terkait dua peristiwa pelemparan molotov tersebut.
"Kita belum menduga sejauh itu, yang jelas kita buktikan dulu nih (menangkap pelaku)," kata Indra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/8).
Sehingga, pihaknya belum melakukan berkoordinasi dengan Polres Bekasi Kota.
"Kita belum koordinasi ke sana. kita dalami dulu nih TKP yang ini sampai kita dapat untuk gambaran pelaku sudah mulai kelihatan cuma kita lagi coba kenali itu siapa. Nanti kita bisa kembangkan dan simpulkan motifnya apa," ujarnya.
Lebih lanjut Indra menambahkan, sebenarnya kawasan rumah Kapitra terbilang cukup aman. Kejadian ini yang pertama kali di kawasan hunian tersebut.
"Kita dapat laporkan tidak ada masalah ya daerah situ termasuk aman, emang kadang-kadang jalur emang jalur umum, tapi tidak terlalu ramai kan, jam segitu pun tidak terlalu ramai, yang melintas dari CCTV juga tidak terlalu ramai," jelas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya