Kapal nelayan memuat 7 penumpang terbalik di perairan Maros
Kapal nelayan memuat 7 penumpang terbalik di perairan Maros. Basarnas Makassar langsung bergerak untuk melakukan upaya pencarian setelah menerima laporan dari BPBD Maros. Basarnas menurunkan dua tim masing-masing berangkat dari Pantai Kuri, Kabupaten Maros.
Sebuah kapal nelayan dilaporkan tenggelam di perairan Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (21/12) sekira pukul 16.00 WITA. Kapal yang memuat tujuh orang awak kapal dan penumpangnya itu berangkat dari dermaga kanal Pelabuhan Paotere, Makassar, tujuan Pulau Balang Lompo, Kabupaten Pangkep.
Basarnas Makassar langsung bergerak untuk melakukan upaya pencarian setelah menerima laporan dari BPBD Maros. Basarnas menurunkan dua tim masing-masing berangkat dari Pantai Kuri, Kabupaten Maros.
Tim itu diisi sebanyak tujuh orang dengan menggunakan perahu karet. Kemudian satu tim lagi berjumlah 20 orang berangkat dari Pelabuhan Paotere, Makassar dengan menggunakan kapal Basarnas Kapal Negara (KN) Antasena.
"Kita turunkan dua tim tapi masih disurvei dulu kondisi cuaca apakah bisa menggunakan perahu karet atau kapal resque boat karena terlihat cuaca kurang bersahabat. Ombak saat ini kurang lebih 1 hingga 2 meter dan kecepatan angin juga cukup tinggi," kata Muslimim, Kepala Basarnas Makassar yang ditemui sebelum memimpin pelayaran KN Antasena ke lokasi kapal tenggelam.
Baca juga:
Terombang-ambing di Karimunjawa, 5 awak kapal selamat berkat jerigen
Nelayan Purworejo ditemukan tewas usai perahu dihantam ombak besar
Pencarian korban speedboat tenggelam diperluas hingga radius 20 km
Tabrak kapal tongkang, tiga nelayan hilang di perairan Karawang
Serpihan kapal di Aceh Selatan ditemukan, 3 nelayan masih hilang
Kapal pencari ikan karam dihantam gelombang, 1 nelayan hilang
Tewaskan 4 penumpang, nakhoda speedboat tenggelam jadi tersangka