Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terombang-ambing di Karimunjawa, 5 awak kapal selamat berkat jerigen

Terombang-ambing di Karimunjawa, 5 awak kapal selamat berkat jerigen 5 awak lapal tenggelam di Karimunjawa yang selamat. ©2016 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Dihantam ombak kurang lebih setinggi 1,5 meter, kapal KLM Fadli Indah tenggelam (karam) di Perairan Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tenggelamnya kapal pada posisi 0540440 S/110329609 U, tepatnya di Perairan Karimunjawa 9 mil dari Pulau Legon Bajak, Perairan Pulau Karimunjawa.

Beruntung kelima awak kapal berhasil selamat usai KLM Fadli Indah karam di dasar laut, mereka selamat setelah membuat sejumlah jerigen air mineral menjadi rakit. Sehingga selama tiga jam mereka harus terpaksa terombang-ambing di laut bertahan hidup berkat jerigen air mineral tersebut.

Kelima awak kapal yang selamat itu adalah; Hasmuni (64) warga Pondok Raden Patah II, Kecamatan Pudakpayung, Kota Semarang sebagai nahkoda; Wahab (47) yang merupakan Mualim warga Demak; Darmawan (48) warga Sukamara, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Wawan SUpriyani (32) sebagai masinis warga Kota Semarang dan Muhammad Supriyadi (42) sebagai Juru Minyak warga Tegal.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Sabtu (16/12) KLM Fadli Indah berlayar berangkat dari Pelabuhan Sukamara, Kalimantan Tengah sekitar pukul 14.30 WIB menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang.

"Namun, sampai di sebelah utara Pulau Legon Bajak, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, kapal terhantam angin dan gelombang setinggi dan besar. Akibatnya, kapal tenggelam. Namun, sebelum tenggelam, nahkoda kapal sempat meminta pertolongan masyarakat dengan menggunakan handphone," tegas Camat Karimunjawa, Kabupaten Jepara Muh Takhsin kepada merdeka.com Senin (19/12).

Padahal, jelas Muh Takshin kapal tersebut mengangkut barang-barang di antaranya berupa satu unit sepeda motor, 3.800 karung kosong Palm Kemel Extract, tabung elpiji kosong, dan 600 buah. Barang-barang tersebut kini hilang karena ikut tenggelam bersama kapal di dasar laut Perairan Pulau Karimunjawa.

Kapolsek Karimunjawa AKP Ranto menjelaskan, jika tenggelamnya KLM Fadli Indah bukan karena kelebihan muatan. Melainkan, usai dihantam ombak KLM Fadli Indah mengalami kebocoran. Kemudian mesin kapal dalam kondisi mati.

"Usai dihantam ombak, kapal bocor, air masuk ke dalam kapal. Akibatnya, mesin kapal semula hanya satu nit yang mati. Saking banyaknya air yang masuk akhirnya ketiga-tiganya mesin kapal mati semua. Beruntung mereka berinisiatif untuk menyusun jerigen air mineral yang dalam keadaan kosong menjadi rakit untuk bertahan mereka selama kurang lebih delapan jam terapung-apung di tengah lautan Karimunjawa," tuturnya.

Sampai akhirnya, Senin (19/12) sekitar pukul 09.00 WIB datang Kapal Al Hikmah Star 02 yang di nahkodai oleh Jumansa warga Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara tiba di lokasi dan berupaya untuk mengevakuasi kelima awak kapal.

"Sampai mala mini kelima awak kapal yang berhasil selamat itu masih menunggu dari pihak perusahaan kapal maupun keluarganya untuk menjemput dan dibawa ke rumah mereka masing-masing," pungkas AKP Ranto.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP