Pencarian korban speedboat tenggelam diperluas hingga radius 20 km
Merdeka.com - Petugas gabungan memperluas radius pencarian korban hilang tenggelamnya kapal cepat berpenumpang di perairan Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pencarian diperluas hingga radius 20 kilometer.
"Hari ini proses pencarian masih terus berlanjut dengan mengandalkan delapan kapal cepat, satu perahu karet dan dibantu belasan nelayan dengan radius 20 kilometer," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Hadi Pinandio seperti dilansir Antara, Sabtu (3/12).
Hadi mengatakan proses pencarian masih sama seperti sebelumnya yakni melakukan pemetaan dan penyisiran sepanjang sungai yang terkenal dengan Ombak Bononya tersebut.
Kapal cepat Geriga Express mengangkut 25 penumpang dan 3 anak buah kapal tenggelam akibat dihantam gelombang Bono, Rabu siang kemarin (30/11).
Saat ini, petugas masih mencari satu korban hilang, Abdul Fayat, yang masih berusia 11 bulan. Warga Dusun Sebekek Desa Pulau Muda, Teluk Meranti itu terlepas dari pegangan ibunya Hasanah dan hilang dibawa arus sungai.
Speedboat milik H Galah itu mengangkut 23 orang penumpang dengan Captain Speedboat, H Sayuti (50), warga Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Sementara anak buah kapal Rifai (41) dan Dalek (31) yang juga merupakan warga Tanjung Batu.
"Mudah-mudaha korban berhasil ditemukan menimbang kesedihan keluarga korban yang terus bertahan di Posko pencarian di Kecamatan Teluk Meranti," ujarnya.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya