Kader ditangkap KPK, Demokrat ibaratkan rayap di sebuah rumah
"Kami baru dapat info ini justru dari media," kata Imelda.
Kader Partai Demokrat kembali terjerat kasus korupsi. Kali ini, anggota Komisi III DPR dari Demokrat I Putu Sudiartana ditangkap tangan oleh KPK dalam sebuah kasus suap.
Jubir Partai Demokrat Imelda Sari menjelaskan, partai sampai saat ini sama sekali tidak tahu kasus apa yang menjerat Putu Sudiartana tersebut. Bahkan, sesama anggota Fraksi Demokrat di DPR sendiri tidak tahu tentang kasus ini.
"Kami baru dapat info ini justru dari media, kami menunggu info lebih lanjut, kan katanya KPK mau rilis, kami belum tahu kasusnya apa," kata Imelda saat dihubungi, Rabu (29/6).
Menanggapi kasus ini, Imelda mengibaratkan 60 anggota Fraksi Demokrat di DPR ada di dalam sebuah rumah. Wajar jika di dalam rumah ada sebuah rayap yang menjadi sorotan.
"Ibarat rumah kecil, cuma ada 60 orang yang aktif kalau ada rayap itu sesuatu yang terlihat menjadi sorotan sangat wajar, itu yang mencolok dapat perhatian dari publik. Rayap itu yang harus diberantas," kata dia.
Imelda menekankan, partainya tegas bersikap dalam hal korupsi. Menurut dia, sikap itu sudah ditunjukkan saat banyak kader terjerat korupsi dan langsung diberhentikan.
"Saya pikir tentu sikap partai itu jika dinyatakan secara hukum menunjukkan memang bersangkutan bersalah, itu sikap partai tegas dalam hal ini seperti apa yang kami lakukan sebelumnya," jelas dia.
Baca juga:
Anggota DPR yang tertangkap OTT KPK dari Komisi III
Putu Sudiartana ditangkap KPK, SBY panggil elite Demokrat ke Cikeas
Putu ditangkap bersama staf pribadi, bukan sekretariat Komisi III
Anggota DPR terjaring OTT, KPK amankan uang Rp 500 juta
Putu Sudiartana ditangkap KPK, Komisi III DPR sedang bahas apa?
Putu Sudiartana merupakan Wabendum Demokrat, kekayaannya Rp 12,5 M