Kabut asap makin pekat, Sumsel kembali liburkan seluruh sekolah
kabut asap di wilayah Sumsel sudah memasuki level bahaya.
Pekatnya kabut asap di wilayah Sumsel akibat kebakaran hutan dan lahan, membuat aktivitas sekolah diliburkan. Saat ini, kabut asap di wilayah Sumsel sudah memasuki level bahaya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo mengungkapkan, instruksi tersebut sudah disampaikan kepada dinas pendidikan seluruh kabupaten/kota untuk diteruskan ke sekolah masing-masing. Kebijakan ini berlaku mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA sederajat. Libur sekolah selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (25-26) besok.
"Asap sudah membahayakan. Kita instruksikan untuk meliburkan kembali seluruh sekolah di Sumsel dari kegiatan belajar mengajar," ungkap Widodo, Kamis (24/9).
Jika kondisi cuaca masih memburuk, kata dia, waktu libur bisa saja kembali berlanjut hingga hari-hari berikutnya.
"Itu kita pertimbangkan lagi, untuk sementara dua hari ke depan dulu," kata dia.
Meski diliburkan, para siswa diimbau tetap beraktivitas seperti biasa di rumah. Para guru memberikan tugas sekolah untuk dikerjakan di rumah agar siswa tidak keluyuran keluar.
"Percuma sekolah diliburkan tapi anak-anak bermain di luar rumah tanpa ada kegiatan belajar," pungkasnya.
Baca juga:
BMKG: Kualitas udara di Palembang sudah memasuki zona berbahaya
Warga Palembang batuk-batuk saat salat Ied di tengah kabut asap
Diguyur hujan sejam, kabut asap di Palembang mulai berkurang
Baguna PDIP siap diterjunkan di daerah kena imbas kabut asap
Ini perusahaan yang diduga biang kebakaran hutan dan lahan di Sumsel
Irwasum Polri cek daftar perusahaan biang kebakaran di Sumsel
Kekhusyukan warga Palembang gelar salat Istisqa di dekat Ampera