Diguyur hujan sejam, kabut asap di Palembang mulai berkurang
Merdeka.com - Untuk pertama kalinya sejak sebulan terakhir, kondisi cuaca di Palembang hari ini lebih cerah. Hal ini diduga karena hujan sempat mengguyur kota itu dengan intensitas sedang pada Sabtu (19/9) malam kemarin.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, kabut asap di Palembang pun mulai menipis dan tidak tercium lagi bau asap menyengat. Jarak pandang juga lebih jauh ketimbang hari-hari sebelumnya.
Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kenten Palembang, Indra Purna mengatakan, hujan turun Sabtu malam kemarin lebih kurang satu jam membuat cuaca sedikit normal. Apalagi, hujan turun merata di kawasan Provinsi Sumatera Selatan.
"Untuk hari ini kabut asap mulai berkurang, jarak pandang juga bertambah," kata Indra, Senin (21/9).
Menipisnya kabut asap juga menyebabkan berkurangnya titik api di hari-hari sebelumnya. Dari pantauan satelit, hari ini jumlah titik api terdata 200 hingga 250 lokasi. Sementara hari sebelumnya, tak kurang dari 400 titik tersebar di wilayah Sumsel.
Meski berkurang, titik api masih berada di daerah-daerah penyumbang asap, seperti Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir. Ada juga di Ogan Ilir, Banyuasin, PALI, dan Muara enim. Sementara suhu cuaca berada pada angka 32 derajat celcius, atau menurun dari hari sebelumnya hingga mencapai 35 derajat.
"Diprediksi masih ada potensi hujan dalam beberapa hari ke depan di sejumlah daerah. Tapi kemarau belum berakhir," tutup Indra. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya