Kabur Usai Palak Sejoli Lagi Mojok, Erianto Nyebur ke Sungai
Erianto (29), warga Jalan Gerilya, Samarinda, diringkus polisi. Gara-garanya, dia memalak sejoli, yang lagi mojok di pinggir Sungai Karang Mumus (SKM). Namun saat diteriaki maling, dia nekat nyebur ke sungai.
Erianto (29), warga Jalan Gerilya, Samarinda, diringkus polisi. Gara-garanya, dia memalak sejoli, yang lagi mojok di pinggir Sungai Karang Mumus (SKM). Namun saat diteriaki maling, dia nekat nyebur ke sungai.
Erianto ditangkap jelang tengah malam, Minggu (2/12) kemarin. Sebelumnya, korban Mukran (25), sedang nongkrong bareng pacarnya di pinggir SKM, kawasan Jalan Jelawat.
"Lagi asyik nongkrong, korban dan pacarnya, didatangi 3 orang tidak dikenal," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Senin (3/12) malam.
Ketiga pria tak dikenal itu pura-pura bertanya tentang alamat korban. "Tapi, salah satu lagi dari ketiganya, Anton, langsung menodong badik ke arah leher korban. Satunya lagi, Rudi, memeriksa jaket dan merampas handphone korban," ujar Purwanto.
"Nah, satunya lagi, Erianto nunggu di atas motor. Tapi setelah handphone diambil, korban ini berteriak maling. Tiga-tiganya, langsung kabur," tambah Purwanto.
Warga yang mendengar teriakan itu, bergegas mendatangi korban. Salah satu dari ketiga pelaku, Erianto, belakangan diketahui nekat melompat ke sungai, untuk menghindari amukan warga. "Pelaku Erianto berhasil kita amankan, kita bawa ke kantor," sebut Purwanto.
Erianto dijebloskan ke penjara. Dia dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. "Dua temannya, Anton dan Rudi, masuk DPO (Daftar Pencarian Orang)," tutup Purwanto.
Baca juga:
3 Anggota Geng Nona, Pemeras di Terminal Tanjung Priok Masih Buron
Diduga todong sopir truk pakai pisau, anak punk di Kendal diciduk polisi
Harta ludes dan gagal mudik karena salah tanya orang di jalan
Todong korban, tiga pria mengaku anggota polisi sedang razia narkoba
Polsek Koja buru komplotan penodong di mikrolet tewaskan penumpang
Asih tewas terbentur aspal usai lompat hindari penodong di mikrolet