Asih tewas terbentur aspal usai lompat hindari penodong di mikrolet
Merdeka.com - Nasib nahas dialami, Asih Sukarsih (32), saat menumpang mikrolet 30 A jurusan Tanjung Priok-Kelapa Gading. Nyawanya melayang usai terjatuh dari mikrolet karena menghindari penodong di mikrolet yang tumpanginya pada Sabtu (23/6) kemarin sore.
Kapolsek Koja, Jakarta Utara Kompol Effendi mengatakan, korban sempat dibawa ke rumah sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun nyawa Asih tak dapat tertolong meskipun sudah dilarikan ke rumah sakit.
"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit," kata Effendi saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu (24/6).
Peristiwa itu terjadi saat mikrolet tersebut sedang melintas di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. Di jalan itulah perempuan yang berkerja di SPBU itu berani melompat keluar dari dalam mikrolet.
"Korban terjatuh dan kepalanya terbentur aspal," ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut Asih pun langsung mengalami luka-luka di kepala belakang kanan dan memar di kepala atas kiri. Asih juga mendapatkan luka lecet di bawah mata kiri serta luka lecet di punggung, tangan, kaki.
Atas kejadian itu, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk kepada sang supir mikrolet yang diketahui bernama Erlangga. Hasil pemeriksaan sementara Erlangga bahwa korban diduga ditodong dengan pisau oleh pelaku.
Sampai saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Erlangga guna untuk mencari tahu apakah ada keterlibatan dia di sana. Dan kini polisi pun tengah memburu si penodong tersebut.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya