LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi perintahkan secepatnya kirim bantuan untuk muslim Rohingya

Jenis bantuan yang akan dikirim adalah makanan dan selimut. Presiden mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan Myanmar, jenis bantuan itu yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat Rohingya.

2016-12-08 12:20:46
Muslim Rohingya
Advertisement

Presiden Joko Widodo menginstruksikan menteri dan pejabat terkait untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk kelompok Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine di Myanmar. Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi usai melakukan pertemuan dengan mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa Kofi Annan di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Badung, seperti dilansir Antara, Kamis (8/12).

"Saya telah memerintahkan kepada menteri untuk menyiapkan bantuan secepat-cepatnya untuk bisa dikirim," ujar Presiden Jokowi.

Jenis bantuan yang akan dikirim adalah makanan dan selimut. Presiden mengatakan, berdasarkan komunikasi dengan Myanmar, jenis bantuan itu yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat Rohingya.

Advertisement

Dalam pertemuan dengan Kofi Annan yang berlangsung 40 menit, dibahas langkah dan bantuan untuk penyelesaian krisis kemanusiaan Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.

"Mr. Kofi Annan adalah Ketua Advisory Committee untuk Rakhine State, jadi kita telah berbicara banyak dan dalam diskusi tadi beliau menyampaikan mengenai langkah-langkah yang perlu kita ambil dalam membantu kemanusiaan yang ada di Rakhine State," kata Presiden kepada wartawan seusai pertemuan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, Kofi Annan mengapresiasi bantuan Indonesia dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di negara bagian Rakhine. Selain langkah jangka pendek, Menteri Retno juga mengaku telah mendapat instruksi dari Presiden untuk mempersiapkan langkah jangka panjang.

Advertisement

"Untuk langkah yang lebih panjang ada beberapa hal yang diperlukan dan kita sudah bahas dengan state counsellor Aung San Suu Kyi yakni pemberian kapasitas di bidang Good Government Democracy dan juga di bidang HAM. Ini program sudah kita lakukan tapi akan diteruskan karena ini merupakan hal penting," ujar Menlu Retno.

Baca juga:
Diprotes soal Rohingya, Myanmar setop kirim buruh migran ke Malaysia
Pembangunan inklusif jadi kunci penyelesaian masalah Rohingya
Ditindas di Myanmar, 21 ribu etnis Rohingya mengungsi ke Bangladesh
Ke Myanmar, Menlu Retno akan bertemu Aung San Suu Kyi bahas Rohingya
25 Komunitas di Medan galang dana buat masyarakat Rohingya
Konflik Rohingya picu panasnya hubungan Myanmar-Malaysia
Din Syamsuddin minta tragedi Rohingya jangan dilihat dari isu agama

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.