LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jika melihat nilai, sekolah unggulan isinya anak orang kaya

Rayonisasi tersebut diklaim dapat mengurangi kemacetan lantaran anak-anak sekolah.

2014-03-28 17:44:03
Jokowi ahok
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah merancang zona rayonisasi di setiap wilayah Jakarta. Rayonisasi tersebut diklaim dapat mengurangi kemacetan lantaran anak-anak sekolah.

Ahok menjelaskan dalam sistem rayonisasi tersebut merupakan pemberian jatah sebanyak 45 persen dari jumlah siswa yang ada untuk anak-anak yang berasal dari ekonomi lemah dan dekat dengan wilayah sekolah terbaik.

Menurut Ahok, selama ini sekolah-sekolah unggulan yang ada di Jakarta banyak diisi anak-anak kaya dan mampu saja. Sedangkan, anak yang tidak mampu hanya dapat sekolah yang lebih jauh dari tempat tinggalnya.

"Rayonisasi efektif, kita kasih jatah 45 persen untuk orang yang nilainya pas-pasan. Jadi kita tidak boleh lebih kapitalis dari negara kapital. Ini orang yang tidak kursus, tidak makan yang baik pastikan hasil nilainya beda dengan yang (anak) kaya," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/3).

Menurut Ahok, apabila sekolah unggulan dites dengan menggunakan nilai maka akan menguntungkan anak-anak yang berasal dari orang-orang mampu dan kaya. Selain itu, siswa yang ada di sekolah unggulan kebanyakan berasal dari kalangan mampu.

"Orang yang enggak mampu ke sekolah yang jauh. Makanya dari tahun lalu kita akan buat jatah 45 persen, bila nilai rendah dan pas-pasan asal dia tinggal di kawasan situ, dia bisa sekolah negeri terbaik di dekat kawasan itu," pungkas dia.

Baca juga:
Ahok: Mobil dinas pakai solar, Pemprov DKI & DPRD langgar perda
Ahok: Mana barang Metro Kapsul, masa kita mau bayar awang-awang!
Jokowi serahkan 2 PNS tersangka korupsi busway diproses Kejagung
Dinonaktifkan, 2 PNS tersangka korupsi Transjakarta tetap digaji
Ahok: Kalau menyulitkan lebih baik enggak ada sekda!

Advertisement
(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.