Jenderal Budiman mengaku tak pernah sebut SBY kapal karam
SBY sempat marah ada sejumlah jenderal yang ditarik-tarik memihak salah satu calon. Bahkan menyebut SBY kapal karam.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Budiman membantah bila dirinya pernah mengatakan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ibarat kapal karam sehingga patut ditinggalkan.
"Tidak pernah sama sekali (membuat pernyataan SBY kapal karam)," kata Jenderal Budiman di Jakarta, Senin (22/7).
Menurutnya hal tidak kesatria seperti itu tak mungkin dilakukannya. Budiman pun menepis berbagai isu terkait dengan pemberhentian dirinya yang dilakukan menjelang penetapan hasil rekapitulasi KPU , salah satunya menyebut pemerintahan SBY ibarat kapal karam. Pernyataan tersebut sempat membuat SBY menjadi berang.
Menurut dia, dalam pergantian dirinya, tidak ada masalah yang menjadi latar belakang. Semua berjalan sesuai dengan prosedur, yakni dilakukan menjelang masa pensiun.
"Nggak ada masalah, itu saja. Nggak usah saya jelaskan," ucap Budiman.
Sebelumnya SBY mengaku ada sejumlah jenderal yang tak netral. Dia curhat ada perwira tinggi yang tak lagi mendengarkan perintahnya.
"Informasi yang telah dikonfirmasikan, ada pihak-pihak yang menarik-narik sejumlah perwira tinggi untuk berpihak pada yang didukungnya," terang SBY dalam sambutannya saat memberikan arahan pada perwira TNI/Polri di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (2/6).
SBY mengaku juga mendapat informasi bahwa pihak tersebut meminta TNI/Polri tak mendengar arahan darinya sebagai presiden. "Bahkan ditambahkan, tidak perlu mendengar presiden kalian, kan itu kapal karam yang udah mau tenggelam, berhenti, lebih baik cari kapal baru yang tengah berlayar dan matahari bersinar," katanya.
Baca juga:
Komisi I yakin pemberhentian Budiman tak terkait netralitas TNI
Ini alasan Istana segera ganti Kasad Jenderal Budiman
Jenderal Budiman: TNI AD dari rakyat maka jangan sakiti rakyat
Dicopot SBY, Jenderal Budiman mengaku mau jadi pengawas sekolah
Jenderal Budiman: Saya adalah kesatria bukan tipe pengkhianat