Jenazah Viani, TKI korban tabrakan speedboat di Nunukan dikirim ke Flores
5 Orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur, menjadi korban kapal tenggelam di wilayah perairan Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara.
5 Orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur, menjadi korban kapal tenggelam di wilayah perairan Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara.
Tiba di Kupang, pada Rabu (3/7) sore, jenazah Viani M langsung dibawa ke ruang pemulasaran jenazah Ruma Sakit Umum WZ Yohanes, sebelum diterbangkan dengan pesawat Nam Air, Kamis (4/7) siang ini, ke kampung halamannya di Flores Timur melalui Maumere.
Viani M merupakan salah satu dari 4 orang warga NTT lainnya, yang menjadi korban tabrakan speed boat, di wilayah perairan Sebatik, pada Jumat pekan kemarin.
Tanpa keluarga, jenazah Viani hanya didampingi oleh rohaniwan pemerhati kemanusiaan, serta petugas dari BP3TKI Kupang, di terminal kargo Bandara El Tari.
Suster Laurentina PI, aktivis kemanusiaan dan rohaniwati katolik kepada merdeka.com mengatakan, ketika jenazah korban sampai di Kupang, dirinya bersama aktivis lainnya langsung mendampingi ke ruang jenazah RSUD WZ Yohanes untuk didoakan.
"Yang meninggal ada 5 orang, yang 2 dimakamkan di sana dan yang 3 dibawa ke NTT, tapi yang dua langsung ke Maumere dan siang ini akan tiba di Maumere. Yang satunya lewat Kupang karena kemarin mau dibawa sekalian pesawatnya tidak cukup jadi yang satunya terpaksa melalui Kupang," katanya.
Menurut suster Laurentina, karena semua keluarga korban menunggu di Maumere dirinya mendampingi jenazah sejak kemarin, hingga siang ini sebelum dikirim ke Flores Timur melalui Maumere. "Korban tidak ada keluarga di Kupang, jadi kemarin tiba di sini saya ikut antar ke rumah sakit dan hari ini di terminal kargo," tambah Suster Laurentina.
Dari 18 orang TKI ilegal di atas speedboat, 5 di antaranya meninggal dunia, 1 luka berat dan 12 lainnya selamat. 5 orang yang meninggal semuanya berasal dari NTT, masing-masing atas nama Maria Goreti, Bian Mukin, Agustina Jawa Mukin, Anis dan Viani M.
Sebuah speedboat yang memuat rombongan TKI dari Malaysia bertabrakan dengan sesama speedboat di perbatasan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan.
Baca juga:
2 Korban tabrakan speedboat di Nunukan ditemukan lagi, wajahnya sulit dikenali
Korban tabrakan 2 speedboat di perairan Sebatik bertambah jadi 6 orang
Tim SAR temukan barang milik korban tabrakan speedboat di laut Sebatik
Speedboat tabrakan di perairan Sebatik, 13 selamat, 5 tewas dan 1 hilang
Speedboat yang bawa TKI Malaysia tabrakan di Sebatik, 5 penumpang tewas
Semua korban tabrakan speedboat di Sungai Musi ditemukan, pencarian ditutup