Jenazah Ido, co pilot pesawat AMA yang jatuh di Papua dimakamkan
Jenazah Ido, co pilot pesawat AMA yang jatuh di Papua dimakamkan. Ratusan keluarga, kerabat, tetangga dan pelayat nampak mengiringi pemakaman jenazah Kapten Ido Naibaho. Tampak juga perwakilan dari maskapai AMA yang datang ke rumah duka.
Jenazah Kapten Valens Ido Naibaho (23), co pilot pesawat maskapai Aviation Mission Association (AMA) yang jatuh di Gunung Napua Kampung Walaik, Wamena, Papua, Rabu (5/7) lalu dimakamkan. Pemakaman dilakukan Sabtu (8/7) pukul 11.00 di Dukuh Titang, Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten dengan upacara agama Katolik.
Ratusan keluarga, kerabat, tetangga dan pelayat nampak mengiringi pemakaman jenazah Kapten Ido Naibaho. Tampak juga perwakilan dari maskapai AMA yang datang ke rumah duka.
Dalam sambutannya, perwakilan PT AMA, Jarot Sutanto memuji Ido sebagai pribadi yang baik dan santun. Ia juga selalu hormat kepada senior dan teman kerja lainnya. Menurut Jarot, Ido sebagai sosok orang Jawa tulen dan Batak tulen.
"Yang saya kenal, Kapten Ido Naibaho ini orang Jawa tulen, juga orang batak yang tulen. Selalu cium tangan kalau bertemu dengan orang yang lebih tua dan selalu menunduk. Selalu bawa oleh-oleh untuk kita semua," ujar Jarot.
Jarot menambahkan, bekerja di AMA tidaklah mudah. Tidak seperti maskapai penerbangan lain. Dibutuhkan konsistensi, hati yang ikhlas serta pengabdian. Karena maskapai yang merupakan gabungan beberapa keuskupan di Papua tersebut mempunyai misi kemanusiaan. Yakni menolong orang-orang yang ada di pelosok, di pedalaman, para petani yang kesulitan untuk bepergian.
"Ido ini konsisten dan punya jiwa pengabdian, karena bekerja di PT AMA di Papua lebih mementingkan kemanusiaan bantuan kepada orang-orang pedalaman, terpencil yang memang benar membutuhkan bantuan. Kadang kalau cuaca buruk, pilot dan kru lainnya harus mau tinggal di pelosok, yang tidak ada fasilitas apa-apa. Harus mau sakit, mau membantu memikul karung milik petani dan lainnya. Ini semua dimiliki oleh Ido. Selamat jalan Kapten Ido, terimaksih atas pengabdianmu," pungkas Jarot.
Baca juga:
Tabrak gunung di ketinggian 8.500 kaki, 5 awak pesawat AMA tewas
Jenazah co pilot pesawat AMA akan dimakamkan di Klaten
3 Penumpang pesawat AMA yang jatuh di Wamena diserahkan ke keluarga