Jadi saksi, nelayan ini ngaku tak tahu Ahok singgung Al-Maidah 51
Jadi saksi, nelayan ini ngaku tak tahu Ahok singgung Al-Maidah 51. Jaenudin mengatakan, posisinya saat itu tidak terlalu dekat dengan Ahok. "Saya enggak tahu. Berapa lama juga enggak tahu namanya juga saya enggak perhatiin," katanya.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi fakta yang merupakan nelayan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Jaenudin alias Panel (39). Dalam persidangan, dia mengaku tidak terlalu memperhatikan pidato yang disampaikan terdakwa, Basuki Tjahaja Purnama pada 27 September 2016 di Pulau Pramuka.
Jaenudin mengatakan, posisinya saat itu tidak terlalu dekat dengan Ahok, sapaan Basuki, yang tengah saat menyampaikan programnya di Tempat Pelelangan Ikan itu. Sehingga dia tidak tahu apakah mantan Bupati Belitung Timur itu menyinggung Surat Al-Maidah Ayat 51.
"Saya enggak perhatiin (soal Al Maidah). Saya enggak tahu. Berapa lama juga enggak tahu namanya juga saya enggak perhatiin," katanya di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (7/2).
Dia mengungkapkan, hanya mendengar tiga hal dalam pidato Ahok. Pertama adalah soal budidaya Ikan Kerapu, soal sembako dan soal pasar murah. Kemudian, mantan politisi Gerindra itu juga sempat menyinggung soal kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta.
"Saya tahunya soal 20-80 jadi kalau mau budidaya dapat bagi-bagikan seperti itu. Terus soal sembako murah," terangnya.
Namun, Jaenudin mengatakan sempat mendengar Ahok menyinggung soal pilih dan memilih. Namun dia mengungkapkan tidak mengetahui maksudnya. "Saya dengar persis 'Kalau ada yang lebih bagus dari jangan pilih saya'. Selain itu saya enggak perhatiin," tutupnya.
Baca juga:
JPU tambah 1 saksi di sidang Ahok, ahli laboratorium kriminalistik
Kubu Ahok bingung, tegaskan tak ada kata sadap & transkip di sidang
JPU akan hadirkan 3 saksi di sidang Ahok, termasuk Komisi Fatwa MUI
Pengacara Ahok bantah miliki transkrip pembicaraan SBY-Ma'ruf Amin
Klaim wakili umat muslim dunia, saksi sidang Ahok dipolisikan
Besok, JPU bakal hadirkan anggota Komisi Fatwa MUI di sidang Ahok
Prabowo: Saya tahu kalau saya juga disadap